Ini Respon Indra Catri Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

Indra Catri
Indra Catri (Klikpositif/Haikal)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Bupati Agam Indra Catri merespon penetapan dirinya sebagai tersangka ujaran kebencian dan pencemaran nama baik terhadap anggota DPR-RI Mulyadi, yang ditulis dalam akun Facebook atas nama Mar Yanto. Ia ditetapkan sebagai tersangka tersangka berdasarkan surat tap/33/VII/Reg 2.5/2020 /Ditreskrimsus tanggal 10 Agustus 2020.

Indra Catri menyampaikan, sikapnya dari dulu dalam menghadapi kasus ini sudah jelas. "Kita menghormati proses hukum yang dilaksanakan oleh penegak hukum," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima KLIKPOSITIF , Rabu (12/8/2020).

baca juga: Erman Safar - Marfendi Sementara Unggul dalam Poling Pilkada Versi Medsos Kaba Bukittinggi

Ia menambahkan, sebagai warga negara yang baik, patuh dan kooperatif terhadap hukum dan penegakan hukum. Sebelumnya ia telah memenuhi panggilan Kepolisian Negara RI (Polri) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara tersebut.

Kemudian, ia mengajak semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dengan senantiasa menghormati asas praduga tak bersalah (presumption of innocence).

baca juga: Paslon di Lima Puluh Kota Punya Pengawal Pribadi

"Langkah selanjutnya terhadap tuduhan kepada Saya, sepenuhnya Saya serahkan kepada Penasihat Hukum/Kuasa Hukum yang telah saya tunjuk," ujarnya.

Pembelaan diri, tentunya baru bisa dilakukan pada saat persidangan. Saat ini, karena sedang dalam tahapan pemeriksaan dan pemberkasan dengan sendirinya upaya pembelaan diri belum bisa dikedepankan.

baca juga: Peserta Pilkada Tidak Mematuhi Protokol Kesehatan, Ini Langkah yang Akan Diambil Bawaslu Solsel

"Kembali saya menghimbau mengajak kepada semua pihak khususnya warga Kabupaten Agam, simpatisan, dan pendukung Saya dimana pun berada untuk selalu bersabar dan menahan diri. Marilah kita hormati proses hukum yang sedang berjalan saat ini," pungkasnya kemudian.

Editor: Muhammad Haikal