Karena Tiga Hal, DPRD Agenda Interpelasi Bupati Pessel

Wakil Ketua DPRD Pessel, Jamalus Yatim didampingi Ermiwati Anggota DPRD usai rapat paripurna internal hak interpelasi
Wakil Ketua DPRD Pessel, Jamalus Yatim didampingi Ermiwati Anggota DPRD usai rapat paripurna internal hak interpelasi (Kiki Julnasri/Klikpositif.com)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat bahas rencana hak interpelasi terhadap Bupati Pessel dalam persoalan kekinian di daerah itu.

Pembahasan rencana ini disusun dalam rapat paripurna internal dewan yang digelar, Rabu 12 Agustus 2020.

baca juga: TMMD 109 di Pessel, Para Personel TNI Tak Tinggal Bersama Orang Tua Angkat

Wakil Ketua DPRD Pessel , Jamalus Yatim yang bertindak sebagai pimpinan sidang menyebutkan, motivasi usulan interpelasi tersebut berkaitan tentang kondisi kedaerahan hari ini.

Persoalan krusial pertama, adalah soal penghentian sepihak pembangunan gedung baru RSUD M. Zein Painan oleh Bupati Pessel hingga saat ini.

baca juga: Karena Capaian Ini, Partai Golkar Usung Pasangan Sutan Riska - Dasril Panin di Pilkada Dharmasraya.

Kedua, soal transparansi anggaran COVID-19 yang hingga kini dianggap DPRD masih perlu dipertanyakan.

"Intinya, ada tiga nantinya, ditambah stafsus bupati yang rangkap jabatan," terangnya usai rapat paripurna saat diwawancara.

baca juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan Nyaris 1 Ton Ganja

Ia menjelaskan, penggunaan hak interpelasi ini ditargetkan terlaksana jelang sebelum masa cuti Bupati Pessel Hendrajoni.

"Paling lambat sesuai rencana, September sudah jalan. Karena, seluruh motivasi interpelasi ini harus sudah terlaksana dan dijawab bupati sebelum masa cuti," terangnya.

baca juga: Truk Terguling, Flyover Bukittinggi Ditutup Sementara

Selain pimpinan, juga hadir beberapa ketua fraksi dan ketua komisi di DPRD Pessel . Namun, karena rapat tidak mencapai kuorum, paripurna internal diagendakan kembali 18 Agustus 2020.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri