Halaman Balai Kota Payakumbuh Gunakan Paving Block Olahan Sampah Plastik

Wawako Payakumbuh, Erwin Yunaz memamerkan paving block dari olahan sampah plastik.
Wawako Payakumbuh, Erwin Yunaz memamerkan paving block dari olahan sampah plastik. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Wakil Wali Kota Payakumbuh , Erwin Yunaz mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya mendukung pengolahan sampah palstik di daerah. Salah satu caranya dengan selalu menggunakan produk olahan sampah plastik untuk sejumlah pembangunan di daerahnya.

Balai Kota Payakumbuh sendiri saat ini dalam proses pembangunan dan untuk bagian halaman, paving block yang digunakan merupakan olahan sampah plastik .

baca juga: Masyarakat Payakumbuh Makin Antusias Bersepeda, Pemko Siapkan Tempat Parkir Khusus

"Untuk pembangunan di halaman Balai Kota Payakumbuh sudah menggunakan paving block dari olahan sampah plastik atau plastik bekas. Ini merupakan langkah yang baik dalam mengurangi sampah plastik ," kata Erwin, Rabu (12/8).

Dikatakannya, dengan menggunakan paving block dari olahan sampah plastik untuk pembangunan di gedung-gedung pemerintahan, maka hal itu akan jadi bentuk dukungan pemerintah daerah bagi perusahaan tersebut dalam pengurangan pengrusakan lingkungan dari sampah plastik .

baca juga: Pemko Payakumbuh Lakukan Seleksi Terbuka untuk Tiga Jabatan Kepala OPD

Setelah itu, diharapkannya penggunaan paving dari sampah plastik ini juga bisa memberikan nilai ekonomis bagi sampah-sampah plastik, sehingga juga dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat sebagai tambahan.

"Saat ini kan hampir dikatakan seluruh rumah tangga memiliki sampah atau limbah plastik. Setidaknya dengan ini, masyarakat tidak lagi menimbun, membakar atau bahkan menghanyutkannya ke sungai," ujarnya.

baca juga: Ekonomi Sumbar Triwulan II Minus, Pemko Payakumbuh Optimistis Perekonomian di Dearahnya Tetap Tumbuh

Terlepas dari dukungan Pemko Payakumbuh untuk pengolahan sampah plastik , ia senantiasa mendorong masyarakatnya untuk meminimalisir penggunaan kantong plastik dalam kehidupan sehari-hari.

"Salah satu contohnya pengurangan kantong plastik, yakni dengan menggunakan tas belanja yang ramah lingkungan. Bahkan sudah banyak tas belanja yang dapat digunakan berkali-kali," kata dia. (*)

baca juga: Sebanyak Empat Personel Polres Payakumbuh Positif COVID-19 Setelah Berkegiatan Padang

Editor: Taufik Hidayat