2020 Kecelakaan Lalulintas di Padang Pariaman Masih Tinggi, Polisi Catat 349 orang Jadi Korban

Ilustrasi
Ilustrasi (ist)

PADANGPARIAMAN, KLIKPOSITIF - Kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Kabupaten Padang Pariaman semenjak awal 2020 hingga Juli 2020 mencapai 174 kasus dengan korban mencapai 349 orang.

Kapolres Kabupaten Padang Pariaman AKBP Dian Nugraha, melalui Kasat Lantas Polres Padang Pariaman IPTU Indra KS, mengatakan, faktor utama penyebab kecelakaan adalah pengemudi yang masih berusia di bawah umur.

baca juga: Harga Tanaman Ini Disebut Sampai Rp100 Juta, Apa Istimewanya?

"Benar, kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Padang Pariaman masih terbilang tinggi. Sedikitnya semenjak Januari 2020 hingga Juli telah terjadi sebanyak 174 kasus lakalantas," ungkap Indra KS, 13 Agustus 2020.

Lebih lanjut IPTU Indra KS menuturkan, dari 174 kasus itu menelan korban sebanyak 349 orang. "Diantara 349 korban itu terdiri dari 35 korban meninggal dan 314 korban luka ringan," jelas IPTU Indra KS.

baca juga: Erman Safar - Marfendi Sementara Unggul dalam Poling Pilkada Versi Medsos Kaba Bukittinggi

Kasat Lantas itu menjelaskan, 'penyumbang' kecelakaan lalu lintas didominasi oleh remaja dan pelajar. "Paling banyak yang terlibat kecelakaan adalah remaja atau pelajar. Sementara kendaraan yang terlibat adalah sepeda motor," jelasnya.

IPTU Indra KS juga menyebutkan, jika dibandingkan tahun sebelumnya (2019), kecelakaan lalu lintas tahun ini jauh berkurang trend-nya. Setidaknya pihaknya mencatat telah terjadi lakalantas pada 2020 sebanyak 363 kasus.

baca juga: Update COVID-19 di Lima Puluh Kota, 11 Sembuh dan 6 Positif

"Kalau dilihat trend-nya tahun 2019 lebih banyak kasus kecelakaan . Sebanyak 363 kasus telah terjadi," ulas Indra KS. Kendatipun demikian dia berharap kasus kecelakaan terus berkurang setiap harinya.

"Tentu kita berharap kasus kecelakaan berkurang, kalau bisa tidak ada sama sekali. Ini tentu tolok ukurnya adalah kesadaran aturan lalu lintas, sejauh mana pengemudi paham dan menerapkan aturan berlalu lintas. Maka dari itu kami selalu mengimbau pada setiap warga mematuhi aturan lalu lintas serta jangan membiarkan anak yang masih belum dewasa mengendarai kendaraan sendiri," jelas Indra KS.

baca juga: Paslon di Lima Puluh Kota Punya Pengawal Pribadi

Penulis: Rehasa | Editor: Eko Fajri