Wali Kota: Bukittinggi Zona Merah COVID-19

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF -Wali Kota Ramlan Nurmatias mengatakan, terjadi peningkatan kasus penularan virus corona dengan drastis di Bukittinggi .

Ia menyebut, peningkatan terjadi dalam waktu beberapa hari terakhir sehingga kewaspadaan akan virus corona mutlak ditingkatkan. Peningkatan tak hanya terjadi di Bukittinggi , tapi juga di wilayah Agam bagian Timur.

baca juga: Agam Tambah 21 Pasien COVID Hari Ini

"Kita sudah mengadakan rapat dengan gugus tugas. Kita sudah di zona merah, kita tunda sekolah dahulu," ucap Ramlan, Jum'at 14 Agustus 2020.

Kondisi ini, kata Ramlan, tak boleh diremehkan karena dinilai berbahaya sehingga warga harus menjalankan protokol kesehatan.

baca juga: Sekwan DPRD Solsel Sebut EST Tidak Hadir saat Kunker ke DPRD Sumbar

"Pasien yang meninggal di RSAM, kemarin masih baik-baik saja. Kondisinya sekarang virus itu makin banyak," katanya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan pencegahan COVID-19, besok akan dimulai penyemprotan di masjid, pasar, maupun fasilitas publik lainnya.

baca juga: Pegawai Setda Serta Dinas Pariwisata Solsel Jalani Tes Swab

"Kita belum akan PSBB sebab itu tak bisa diputuskan sendiri karena kewenangan di tingkat provinsi," pungkas Ramlan.

Dalam beberapa hari terakhir, setelah melakukan revisi data, terjadi 15 kasus penularan di Bukittinggi , dan total sejak Maret menjadi 32 kasus. Rinciannya 16 sembuh, 1 meninggal dunia dan sisanya menjalani perawatan.

baca juga: Kampanye Pilgub Sumbar 71 Hari, Bawaslu: Harus dengan Protokol Kesehatan COVID-19

Tadi pagi, seorang pasien konfirmasi COVID-19 meninggal di RSAM, ia ber-KTP Agam namun beraktivitas sehari-hari di Bukittinggi .

Sementara, Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso mengimbau warga agar betul-betul serius menjalani protokol kesehatan. Kepada penyelenggara acara keramaian, ia juga mengingatkan hal yang sama.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Rezka Delpiera