Masuk Rumah Warga, Seekor Kucing Hutan Dievakuasi BKSDA Agam

BKSDA Evakuasi Kucing Hutan Dari Rumah Warga
BKSDA Evakuasi Kucing Hutan Dari Rumah Warga (BKSDA Agam)

AGAM , KLIKPOSITIF - Seekor satwa langka jenis kucing hutan (Prionailurus Bengalensis) dievakuasi BKSDA Agam pada Jumat 14 Agustus 2020.

Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BKSDA Agam Ade Putra mengatakan, kucing tersebut diketahui masuk ke dalam rumah warga di Jorong Balai Ahad II, Nagari Lubuk Basung.

baca juga: Tak Perlu Ke Kelok HP, Siswa di Sungai Guntung Sudah Bisa Akses Internet di Rumah

"Satwa masuk ke rumah Yusko Pili, selanjutnya melompat ke dalam kamar dan membuat kaget penghuni rumah sekitar pukul 10.00 WIB kemarin," sebut Ade, Sabtu 15 Agustus 2020.

Penghuni rumah, kata Ade, sempat takut karena dikira satwa itu adalah anak Harimau Sumatera. Selanjutnya, penemuan ini dikabarkan ke BKSDA Agam .

baca juga: Tambah 43 Kasus, Agam Catat Rekor Penambahan Pasien Terbanyak

"Kita perkirakan usianya 4 tahun dan berjenis kelamin jantan. Satwa dibawa ke kantor untuk observasi. Kondisinya sehat dan baik sehingga harus dirilis kembali ke alam," ucapnya.

BKSDA kemudian membawa satwa itu untuk dilepasliarkan ke Cagar Alam Maninjau.

baca juga: Turun Status dari Zona Merah ke Zona Orange COVID-19, Ini Kata Pemkab Agam

Kucing Hutan ini, dikategorikan sebagai hewan dilindungi karena terbatasnya populasi. Ukuran tubuhnya, hampir sama dengan kucing domestik namun lebih ramping dengan tungkai lebih panjang.

Di Indonesia, kucing ini dilindungi berdasarkan Undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya serta peraturan menteri lingkungan hidup dan kehutanan nomor P.106/2018 yang melarang setiap orang untuk menangkap, melukai, membunuh, memiliki, menyimpan, memelihara, mengangkut dan memperniagakan satwa dilindungi baik dalam keadaan hidup, mati ataupun bagian-bagian tubuhnya.

baca juga: Update Hari Ini, Pasien COVID-19 Agam Banyak yang Sembuh

Sanksi pidana penjara maksimal lima tahun dan denda paling banyak seratus juta rupiah siap menjerat para pelaku kejahatan ini.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Haswandi