Kabid Dokkes Polda Sumbar Sebut 13 Personel Positif COVID-19

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANGPARIAMAN, KLIKPOSITIF - Kepala Bidang Dokter dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Sumbar , Kombes Pol Sucipto membenarkan bahwa belasan anggota kepolisian didaera h itu positif COVID-19 diantaranya di Kabupaten Padang Pariaman .

Kendatipun demikian dia mengatakan, untuk pelayanan Polres Padang Pariaman terhadap masyarakat tidak terhenti karenanya.

baca juga: Menyuntik Vaksin ke 160 Juta Orang Indonesia, Profesor Iris : Tidak Mudah dalam Waktu Sekejap

"Benar, ada anggota kepolisian yang positif, dianyaranya di Polres Padang Pariaman . Hasil keluar tadi siang, kendatipun demikian pelayanan untuk warga tetap berjalan hanya saja menerapkan protokol kesehatan dengan ketat," ungkap Kombes Pol Sucipto, Kamis malam 20 Agustus 2020.

Lebih lanjut dokter tersebut menuturkan, dari 13 kasus tersebut 2 lainnya berasal dari Polsek di Kota Padang.

baca juga: Epidemiologi : Vaksin Itu Tidak Bisa Mencegah Penularan

"Untuk yang Polres Padang Pariaman , awalnya cuma satu orang anggota Polres Padang Pariaman yang positif COVID-19. Lalu kita lakukan tes swab secara massal pada 17 Agustus. Nah hasilnya keluar, dari 170 lebih yang di tes, didaptkan penambahan kasus positif," ungkap Kombes Pol Sucipto.

Dikatakannya juga, terkait itu semua, para polisi yang terpapar virus itu telah diisolasi, dan pihaknya juga telah bekerjasama dengan pihak Satgas atau tim gugus Padang Pariaman untuk melakukan tracking dan tes swab.

baca juga: Besok, Tenaga Kesehatan di Padang Mulai Divaksin

"Kita juga telah lakukan penyemprotan disinfektan di Mapolres tersebut," ulasnya.

Terpisah, Jubir Satgas COVID-19, dokter Jasneli mengatakan terkait kasus tersebut, pihak Satgas COVID-19 telah melakukan tracking dan tes swab kepada warga atau anggota polisi lainnya yang kontak dengan para pasien positif tersebut.

baca juga: Hari Ini, 20 Warga Tanah Datar Terkonfirmasi Positif COVID-19, Satu Diantaranya Meninggal

"Sehari tadi, telah kami tes swab sebanyak 163 orang dan samplenya akan dibawa ke labor di Padang besok pagi. Nah yang jadi soal saat ini masih ada yang belum tes swab padahal kontak dengan pasien," sebut dr. Jasneli.

Terutama sekali, kata dia, orang yang kontak dengan komandan upacara HUT RI kemarin. "Ya, mereka adalah anggota paskibraka. Tidak hanya itu, komandan tersebut juga selfi dengan peserta upacara tersebut," tandasnya.

Dokter Jasneli juga katakan, tracking juga menunjukkan bahwa ada satu orang personel polisi yang positif dan melakukan kegiatan bersepeda atau gowes. "Nah yang ikut gowes ini juga segera diperiksa. Kami juga mengimbau bagi siapa saja yang merasa pernah kontak dengan pihak polisi saat itu segera melakukan tes swab besok jam 9 pagi. Bawa KTP," jelas dokter Jasneli.

Penulis: Rehasa | Editor: Eko Fajri