Terkait Semburan Gas dan Api di Sungai Tunu Pessel, Ini Kata Dinas ESDM Sumbar

Lokasi pengemboran proyek Pamsimas yang menyemburkan gas dan api di Sungai Tunu-Pessel
Lokasi pengemboran proyek Pamsimas yang menyemburkan gas dan api di Sungai Tunu-Pessel (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bakal segera memastikan kadungan gas dari campuran air yang keluar akibat aktivitas pengeboran lubang saluran air Pamsimas di Kampung Ampalu, Nagari Sungai Tunu, Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ).

Kepala Dinas ESDM Sumbar, Herry Martinus melalui, Kepala Seksi (Kasi) Pengusahaan Air Tanah, Dian Hadiansyah mengaku, akan memastikan besok Rabu 26 Agustus 2020, dan meminta warga yang tinggal disekitar lokasi untuk menjaga jarak terhadap penemuan tersebut.

baca juga: Langgar Perda AKB, 53 Warga Pessel di Sanksi Karena Tidak Pakai Masker

"Paling jangan mendekati lokasi dulu, minimalnya harus menjaga jarak 5 meter. Karena kita khwatirkan anak-anak, sebab kita belum bisa mematstikan apakah gas itu berakibat terhadap manusia atau tidak," ungkapnya saat dikonfirmasi KLIKPOSITIF , Selasa 25 Agustus 2020.

Sekilas dari video yang diterima Dinas ESDM Sumbar, Dian Hadiansyah menyebutkan, jika semburan yang keluar dari lubang Pamsimas itu persis, seperti fenomena geologi artesis, dan dikatakan kondisi itu tak akan berlangsung lama dan akan hilang dengan sendirinya.

baca juga: Mahfud MD: UU Ciptaker Sudah Puluhan Kali Rapat Bareng Buruh, Masuk Draf Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin

"Ya saya pikir itu sifatnya sementaralah karena potensi gas tidak banyak. Jangan nanti dibayangkan seperti cadangan gas Migas, jangan karena kita pengeboran paling puluhan meter," terangnya.

Ia menjelaskan, munculnya semburan tersebut diduga akibat kantong-kantong gas yang ada di bawah permukaan tanah. Di mana kantong-kantong gas itu dihasilkan dari endapan material orgnanik rawa yang tertibun oleh bebatuan. Dalam proses yang cukup lama membusuk menjadi gas .

baca juga: Dua Kasat Polres Solsel Dimutasi, Ini Penggantinya

"Dan yang keluar itu air dan gas , tapi potensi gasnya tidak banyak dan itu juga pernah terjadi di Kabupaten Pasaman. Ya, saya pikir itu sifatnya sementara lah karena potensi gas tidak banyak," terangnya.

Lanjutnya, untuk memastikan fenomena apa yang sebenarnya terjadi, pihaknya akan mesmastikan melalui alat pendeteksi gas yang dimiliki ESDM Sumbar dan sementara waktu meminta warga untuk tetap memperhatikan hal berdampak terhadap diri sendiri.

baca juga: Jelang Pilkada, Jajaran Polsek Sungai Limau Ingatkan Warga Hal ini

Sebelumnya, sebuah kejadian tak biasanya terjadi di Kampung Ampalu, Nagari Sungai Tunu, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat. Di mana hasil pengeboran proyek Pasismas menyeburkan gas dan api.

Informasi ini diketahui KLIKPOSITIF , terjadi Minggu 23 Agustus 2020 lalu, setelah setelah salah seorang anggota DPRD setempat memposting fenomena langka itu melalui akun facebooknya.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri