Bupati Pasaman: Perjalanan Dinas dan Tamu Harus Dibatasi dan Diperketat

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis
Bupati Pasaman, Yusuf Lubis (Istimewa)

PASAMAN , KLIKPOSITIF - Bupati Pasaman Yusuf Lubis dengan tegas meminta aparatur pemerintah didaerah itu harus bisa menjadi contoh dalam menjalankan protokol kesehatan, Rabu (26/8/2020).

"Aparatur pemerintah mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat nagari harus mencontohkan yang baik dalam menerapkan protokol kesehatan ditengah-tengah masyarakat," sebut Yusuf Lubis.

baca juga: Pemerintah Tarik Anggaran Dekonsentrasi Tagana di Seluruh Daerah, Karena Hal Ini

Ia mengatakan segala sektor pemerintah harus bekerjasama, untuk meminta masyarakat agar terus memakai masker saat beraktifitas diluar rumah.

"Minta masyarakat gunakan masker, rajin mencuci tangan dan jaga jarak kontak sosial antara satu dengan lainnya," katanya.

baca juga: Libur Panjang, Polres Payakumbuh Tingkatkan Pengawasan di Objek Wisata

Menurutnya sejauh ini pemerintah setempat dalam manjaga warganya dari wabah Corona Virus Disease (COVID-19) telah melengkapi seluruh perkantoran sesuai dengan standar protokol kesehatan.

"Ini sudah kita lakukan, maka tugas kita hanya mengawasi, agar aturan yang disampaikan bisa terus berjalan untuk mempertahankan status zero kasus COVID-19," jelasnya.

baca juga: Bawa 6 Jerigen Tuak, Pengendara Ini Ditangkap Saat Razia Masker di Payakumbuh

Disamping itu ia mengaku telah memperketat dan membatasi bagi setiap aparatur pemerintah yang hendak melakukan perjalanan dinas ke luar daerah .

"Perjalanan dinas luar dilakukan ketika hal penting-penting saja. Itu pun kalau kunjungan keluar propinsi dan sepulangnya harus melakukan test swab," tegas Yusuf Lubis.

baca juga: Inovasi Pelayanan Kesehatan RSUD Painan Saat Pandemi

Selain membatasi perjalanan dinas luar terhadap aparatur pemerintah. Bupati Pasaman itu, juga membatasi tamu daerah yang berasal dari daerah pandemi.

"Kita sangat mengharapkan kerjasama semua pihak untuk menjaga hal ini, sehingga kita semua bisa aman dari Virus Corona," harapnya.

Hingga saat ini daerah Kabupaten Pasaman merupakan daerah zona hijau dari wabah COVID-19. Meski demikian warga tetap diminta untuk tidak mengabaikan bahaya virus ini yang bisa datang kapan saja.

"Tetap patuhi protokol kesehatan dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Mari disiplinkan diri kita agar daerah Pasaman tetap aman dan ini harus dipertahankan," ujarnya.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Eko Fajri