Meski Zero COVID-19, Pemkab Pasaman Targetkan 1.000 Orang Test Swab

Para ASN Pasaman saat menjalani tes Swab massal di Lubuk Sikaping
Para ASN Pasaman saat menjalani tes Swab massal di Lubuk Sikaping (Istimewa)

PASAMAN , KLIKPOSITIF - Pemerintah Pasaman , Sumatera Barat (Sumbar) menargetkan 1.000 orang untuk dilakukan test swab atau tes usap yang digelar di tiga lokasi di daerah itu.

Hal itu dilakukan untuk antisipasi penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19). Meski daerah Pasaman dalam status 'Zero COVID-19, pemerintah tetap melakukan untuk antisipasi penyebaran.

baca juga: Masyarakat Sumbar akan Divaksin COVID-19? Gubernur Minta Disosialisasikan Dulu

"Hari ini kita menggelar test swab di Lubuk Sikaping, Bonjol dan Padang Gelugur. Ini adalah test swab ke-29 kali yang telah kita gelar," sebut Plt Kepala Dinas Kesehatan Pasaman , dr Rahadian Suryanta Lubis, Kamis (27/8/2020).

Ia mengatakan test swab massal itu diikuti oleh para ASN, TNI, Polri, perangkat Camat dan wali nagari serta tenaga pengajar se Pasaman . Sedangkan peserta yang ikut sudah mencapai 625 orang dari target 1.000 orang.

baca juga: Terus Melonjak, Angka Positif Corona di Indonesia Sudah 385.980 Kasus

Kemudian kata dia dalam pelaksanaan test swab tersebut pihaknya menerjunkan sekitar 75 tenaga kesehatan. Sedangkan hasil test swab yang dilakukan langsung dikirim ke Laboratorium Fakultas Unand Padang.

"Kita berharap hasil tess swab ini seluruhnya negatif dan tidak ditemukan ada warga kita yang positif terpapar Virus Corona ini," harapnya.

baca juga: Inggris Uji Coba Tes Air Liur Untuk Deteksi Virus COVID-19

Lanjut Rahadian menjelaskan jika nantinya ditemukan ada positif, pihaknya meminta untuk segera melakukan isolasi mandiri di rumah. Namum bagi yang memiliki gejala akan diarahkan untuk menjalani karantina.

"Isolasi mandiri bisa dilakukan setiap ASN di rumah, namun harus tetap menjalankan protokol kesehatan secara disiplin dan ketat," jelasnya.

baca juga: Rencana Vaksinasi COVID-19 pada Minggu kedua November Terancam Molor

Ia juga meminta kepada masyarakat agar untuk tidak takut mengikuti test swab yang diselenggarakan. Menurutnya hal ini membantu sesama untuk bisa mendeteksi penularan Virus Corona secara dini.

"Jika positif, kita bisa diambil langkah antisipasi sehingga virusnya tidak semakin menyebar. Masyarakat jangan takut, apalagi takut sakit, ini tidak sakit. Prosesnya pun cuma lima menit," ungkapnya.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Rezka Delpiera