Sumbar Hapuskan Denda Pajak Kendaraan Bermotor, Sekda: Segeralah Bayar Pajak!

Kendaraan di Padang Lua Bukittinggi
Kendaraan di Padang Lua Bukittinggi (KLIKPOSITIF/Hatta)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah Provinsi Sumatra Barat ( Pemprov Sumbar ) memberikan dispensasi pemutihan atau penghapusan denda pajak kendaraan bermotor.

Penghapusan denda pajak sebagai bentuk relaksasi di bidang perpajakan. Dimulai dari 1 Sepetember sampai 31 Oktober 2020.

baca juga: DPRD Sumbar Minta Pemprov Buat Aturan Khusus Terkait Pelaksanaan MTQ Saat Pandemi

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Alwis menghimbau masyarakat untuk segera membayar pajak.

"Segeralah bayar pajak. Ini bentuk dispensasi pemerintah kepada pemilik kendaraan bermotor saat pandemi COVID-19," katanya kepada KLIKPOSITIF , Sabtu, 29 Agustus 2020.

baca juga: Alwis Ajak Masyarakat Sukseskan MTQ Nasional di Sumbar

Dijelaskannya, ada 4 item yang dilakukan dalam relaksasi keringanan pajak yaitu penghapusan denda pajak kendaraan bermotor, penghapusan denda biaya balik lama kendaraan bermotor (BBNKB), dan penghapusan denda asuransi jasa raharja (SWDKLLJ).

"Waktunya direncanakan selama dua bulan, masyarakat dapat mendatangi kantor Samsat di tempatnya masing-masing, ini untuk seluruh wilayah Sumbar," terang Alwis.

baca juga: Gubernur Sumbar: Seleksi MTQ Nasional Sudah Sesuai Aturan

Kemudian, pembebasan biaya balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) untuk nomor polisi BA Sumbar dan nomor polisi non BA atau luar Sumbar.

"Mari kita ramai-ramai balik nama kendaraan, yang tadinya B menjadi BA, kemudian BA yang belum atas nama yang menguasai maka segera balik nama, biar kepemilikan kendaraannya atas nama yang menguasai," katanya.

baca juga: Ingat! ASN Melanggar Protokol Kesehatan Diganjar Sanksi Penundaan Kenaikan Pangkat dan Pemotongan Tunjangan

Masyarakat dapat mengurus di kantor Samsat kabupaten kota masing-masing. Namun tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Jadi bagi masyarakat yang dulu saat terdampak covid-19 belum sempat bayar pajak, berarti jatuh temponya sudah terlewati, makanya sekarang datang saja ke kantor samsat bayar pokoknya saja," tukasnya (*)

[Hms-Sumbar]

Editor: Joni Abdul Kasir