10 Tenaga Kesehatan Positif Corona, Layanan RSUD dan Puskesmas di Pasbar Tutup

Bupati Pasaman Barat, Yulianto saat jumpa pers di kantor Bupati setempat
Bupati Pasaman Barat, Yulianto saat jumpa pers di kantor Bupati setempat (Irfansyah Pasaribu)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memutuskan untuk menutup layanan di RSUD Pasaman Barat. Hal itu dilakukan karena ditemukan 10 tenaga kesehatan yang positif Corona Virus Disease (COVID-19).

Bupati Pasaman Barat, Yulianto mengatakan, sebanyak 10 tenaga kesehatan itu tidak hanya di RSUD saja, ada pula di Puskesmas Sukomananti Kecamatan Pasaman.

baca juga: Selain Pada Organ Penting, Merokok Ternyata Juga Berdampak Buruk Pada Otot

"Delapan dari RSUD, 2 lagi dari Puskesmas Sukomananti dan satu lagi warga asal Aek Nabirong yang sedang dirawat di RS BMC Padang," katanya.

Yulianto menyebutkan, saat ini Pemerintah Pasaman Barat tengah melakukan langkah tracking dan testing terhadap seluruh pasien positif tersebut.

baca juga: Area Kewanitaan Terasa Kering dan Tidak Nyaman? Kenali 3 Penyebabnya

"Selain itu kami juga akan melakukan tes swab kepada seluruh karyawan RSUD dan Puskesmas Sukomananti," ucap dia.

Lantas terkait dengan langkah penanganan, Pemerintah setempat juga memutuskan untuk menutup sejumlah layanan di RSUD dan Puskesmas tersebut.

baca juga: Banyak Sampah Berserakan di Sungai, DLH Padang: Kepedulian Masyarakat Masih Kurang

"Kami menutup sementara layanan IGD, dan Poliklinik RSUD, serta layanan di Puskesmas Sukomananti hingga waktu yang tak ditentukan," sebut Yulianto.

Lalu untuk pasien positif, ia menyebutkan mereka akan menjalani proses perawatan dan isolasi mandiri di RSUD Pasaman Barat dan 1 lagi di RS BMC Padang.

baca juga: Perluas Cakupan, Kota Solok Lakukan Vaksinasi Covid-19 Massal Bagi Pelajar SLTA Sederajat

"Selain itu akan dilakukan pula penyemprotan desinfektan di tempat-tempat terkait," pungkasnya kemudian.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Eko Fajri