Gubernur Sumbar: Seniman Tetaplah Berkarya Dimasa Pandemi COVID-19

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat melihat lukisan karya seniman Sumbar
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat melihat lukisan karya seniman Sumbar (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno meminta seniman di provinsi itu tetap berkarya walaupun dimasa pandemi COVID-19.

"Tinggal bagaimana kita menghadapinya, jangan kita lemah dan mati berkarya. Jadikan ini motivasi untuk berkarya," katanya, Minggu, 30 Agustus 2020.

baca juga: Ratusan Napi Nikmati Pertunjukan Seni Budaya di Lapas Pariaman

Walaupun ditengah pandemi covid-19 seniman Sumatera Barat tetap eksis dalam berkarya yang melahirkan karya-karya yang berkualitas.

Seni merupakan keindahan, rasa ini ungkapan gambaran suasana pada masanya yang menjadikan penikmat merasa dalam kebahagiaan. Dimana keindahan merupakan bukti sejarah yang menggambarkan peradaban manusia pada masanya.

baca juga: Yayasan Pusat Kebudayaan Minangkabau Launching Buku Saudagar Emas Minangkabau

" Seni keindahan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Seni merupakan suatu apresiasi untuk mengungkapkan rasa yang kita rasakan dengan keindahan. Dalam kehidupan seni tak dapat di nilai hanya sebatas materi," imbuhnya.

Selain itu, Irwan Prayitno memberikan apresiasi para seniman pada masa pandemi COVID-19 bisa beradaptasi, dengan membuka pameran seni rupa digalery itu dan tetap memperhatikan dan berpedoman pada protokoler kesehatan Covid-19 memakai masker selama pameran berlangsung.

baca juga: Pusat Kebudayaan Minangkabau Dirayakan Rabu Malam, Ada Launching Buku Arnis Saleh

"Saya tiap tahun membuka pameran disini, namun kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena adanya pandemi COVID-19," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Gemala Ranti menyampaikan, saat ini Indonesia sedang pandemi COVID-19 ternyata seniman seni rupa Sumbar masih tetap eksis berkarya melahirkan karya-karya terbaik melalui penjelajahan kreativitas ranah visual estetik berisikan seperangkat nilai-nilai.

baca juga: Gubernur Sumbar Ajak Seniman dan Budayawan Terlibat Tour de PDRI

"Saat ini pelaku seni tidak lagi di studio ataupun sanggar yang bersifat individual, tetapi sudah masuk dalam pelosok-pelosok area untuk berinteraksi, berkalaborasi dan memahami masyarakat dari aspek penciptaan karya," tutur Gemala.

Seniman dan pekerja seni lebih dari sekedar memgandalkan intuisi, emosi, kepelaan rasa, dan keahlian. Keseriusan seniman dalam mengamati, mengenali dan membaca, bagaimana kebudayaan dapat bergerak maju.

"Oleh karena itu, pameran bersama bisa sebagai momentum kebangkitan seni rupa dan seni kriya sebagai kekayaan budaya khususnya di Sumbar," ungkapnya. (*)

[Hms-Sumbar]

Editor: Joni Abdul Kasir