Takut Pulang ke Rumah, 280 Warga Batu Patah Payo Solok Pilih Tinggal di Pengungsian

Warga kawasan Batu Patah Payo mengungsi di sekolah
Warga kawasan Batu Patah Payo mengungsi di sekolah (BPBD Kota Solok)

SOLOK , KLIKPOSITIF - Lebih kurang 280 warga Payo, Kelurahan Tanah Garam mengungsi ke Sekolah Dasar (SD) 12 Tanah Garam, akibat adanya tanah bergerak di kawasan tersebut.

Kalaksa BPBD Kabupaten Solok melalui Kasi Rehab Rekon, Adel Wiratama menjelaskan, warga yang mengungsi merupakan warga yang bermukim di kawasan bawah Batu Patah.

baca juga: Sampai di Mesir Perjuangan Nabila Belajar di Al-Azhar Segera Terwujud, Orangtua: Terimakasih Semua Donatur

"Ada lebih kurang 280 orang warga yang mengungsi ke lokasi sekolah untuk mengantisipasi jika tetiba terjadi longsor," jelas Adel kepada KLIKPOSITIF , Kamis malam (3/9/2020).

Warga yang mengungsi membawa berbagai perlengkapan tidur seperti tikar dan selimut. Untuk memenuhi kebutuhan warga, pihak BPBD Kota Solok menyediakan sarana air bersih dan makanan.

baca juga: Lagi, 6 Orang Warga Kota Solok Positif Covid-19

Petugas BPBD Kota Solok bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta pemuda setempat berjaga-jaga di lokasi untuk membantu mengamankan warga yang mengungsi.

"Yang penting warga aman dulu, kita akan lihat perkembangan situasi, kalau memang sudah dipastikan aman, baru warga kembali ke rumah masing-masing," tutupnya.

baca juga: MDMC Sumbar Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir di Solok

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan warga Payo yang bermukim di kawasan Batu Patah mengungsi lantaran terjadinya peristiwa tanah bergerak usai hujan lebat di kawasan itu sore tadi.

Warga setempat merasa khawatir akan terjadinya longsor akibat dampak pergerakan tanah itu. Hingga saat ini, kawasan tersebut dilaporkan masih aman dan hujan sudah reda. Tapi warga masih memilih untuk mengungsi sementara waktu di kawasan Sekolah Dasar yang ada di kawasan itu.

baca juga: Semen Padang Kirim Relawan TRC dan Paket Sembako ke Lokasi Banjir Kota Solok

Penulis: Syafriadi | Editor: Haswandi