Seluruh Pegawai KPU Lima Puluh Kota Akan Tes Swab, Tahapan Pilkada Jalan Terus

Ketua KPU Lima Puluh Kota, Masnijon.
Ketua KPU Lima Puluh Kota, Masnijon. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabuten Lima Puluh Kota , Masnijon mengungkapkan bahwa seluruh pegawainya akan dilakukan tes swab.

Keputusan itu diambil setelah salah seorang bakal calon (Balon) Bupati Lima Puluh Kota , MR terkonfirmasi positif COVID-19, Senin (7/9). Yang bersangkutan sendiri diketahui mendaftar ke KPU Lima Puluh Kota , Sabtu (5/9).

baca juga: Seminggu Pencarian Hasnadi, Tim SAR 50 Kota Hentikan Pencarian

"Semua pegawai KPU akan dilakukan swab test," kata Ketua KPU Kabupaten Lima Puluh Kota , Masnijon saat dihubungi, Senin (7/9).

Meski pegawainya harus menjalani swab test, Masnijon memastikan bahwa tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 tidak akan terganggu.

baca juga: Hasnadi Belum Ditemukan, Basarnas 50 Kota Tetap Lakukan Pencarian di Hari Lebaran

"Tahapan (Pilkada) tetap jalan terus," terangnya.

Sesuai dengan PKPU, tahapan selanjutnya yang adalah pengumuman dokumen pasangan calom dan dokumen calon di laman KPU untuk memperoleh tanggapan dan masyarakat pada 4-8 September.

baca juga: Lapas Kelebihan Kapasitas, Wabup Lima Puluh Kota Tawarkan Lahan untuk Bangunan Baru

Untuk penetapan pasangan calon sendiri akan dilaksanakan pada 23 September dan sehari setelahnya dilakukan pengundian nomor urut pasangan calon.

Terkait positifnya MR, salah seorang Calon Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Sumbar Jasman Rizal yang menyebut bahwa di Sumbar terdapat dua bakal calon bupati yang terkonfirmasi positif COVID-19.

baca juga: Lima Puluh Kota Daftarkan Puluhan Desa Wisata di Ajang Nasional, Pemkab Gandeng ADKI

"Setau saya dari Kabupaten Agam satu bakal calon bupati berinisial TF dan dari Kabupaten Limapuluh Kota berinisial MR," katanya.

Diketahui, hari ini di Sumbar ditemukan 51 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Hasil pemeriksaan tersebut diperoleh Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc, yang memeriksa 4.650 spesimen sampel yang diperiksa di Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand.

Rinciannya, dari Pemeriksaan di BIM 1 orang, Kota Padang 15 orang, Kabupaten Mentawai 16 orang, Kabupaten Agam 2 orang, Kabupaten Pasaman Barat 3 orang, Kota Padang Panjang 3 orang, Kabupaten Dharmasraya 1 orang, Kabupaten Lima Puluh Kota 1 orang, Kabupaten Padang Pariaman 5 orang, Kabupaten Sijunjung 2 orang, dan Kota Sawahlunto 2 orang. (*)

Editor: Taufik Hidayat