Positif COVID-19, Wabup Agam: Kemungkinan Saya Terpapar di Pesawat

Wabup Agam Trinda Farhan Satria saat mendaftar ke KPU, Minggu (6/9)
Wabup Agam Trinda Farhan Satria saat mendaftar ke KPU, Minggu (6/9) (Ist)

AGAM , KLIKPOSITIF - Wakil Bupati Agam , Trinda Farhan Satria memberikan penjelasan resmi pasca dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19, Senin (7/9/2020).

"Ini perlu dijelaskan, sebelum hari ini, berdasarkan uji swab sebelumnya, pada Senin (31/8) lalu sudah keluar hasilnya negatif," ujarnya, Senin (7/9) siang.

Namun pada Selasa hingga Kamis (1-3/9), dirinya melakukan perjalanan ke Jakarta, berkemungkinan terpapar pada saat melakukan perjalanan tersebut.

baca juga: 74 Pasien COVID-19 di Pessel Dinyatakan Sembuh, Jubir: Hari Ini Terbanyak

"Hari Selasa sampai Kamis saya harus ke Jakarta, berkemungkinan terpapar di pesawat," katanya.

Sebelum dinyatakan terinfeksi Covid-19, Trinda Farhan Satria sempat ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam untuk menyerahkan berkas pendaftaran calon kepala daerah.

baca juga: WHO: Jangan Menyerah Lawan Pandemi

Dijelaskan, Jumat (4/9) pagi dirinya melakukan swab. Pulang dari Jakarta Trinda Farhan Satria fokus melakukan persiapan pencalonan di KPU Agam .

"Baru tadi malam dapat berita, bahwa hasil swab saya positif," ungkap Wabup.

baca juga: Pasien Positif COVID yang Meninggal Bertambah di Pessel, Total Jadi 17 Orang

Sebelum dinyatakan terkonfirmasi Covid-19, dirinya telah berusaha untuk menaati protokol kesehatan Covid-19, seperti menggunakan masker setiap beraktivitas.

"Kemudian saat berbicara di publik selalu menyemprot microphone dengan handsanitizer, juga saat sesudah dan sebelum bersalaman, saya antisipasi dan jaga betul," ucapnya.

baca juga: Seorang Anggota DPRD Pasaman Barat Positif Corona

Dalam kondisi pandemi ini, imbuhnya, siapa saja berkemungkinan terpapar Covid-19. Upaya seperti menaati protokol kesehatan Covid-19 dapat membuat seseorang lebih waspada.

Dirinya menilai adanya dilema yang terjadi saat pemberlakuan New Normal, yakni antara penyebaran Covid-19 dan dampak perekonomian. Konsekuensinya, menaati protokol kesehatan menjadi suatu keharusan.

"Kita sudah berusaha, terkadang masih bisa terpapar juga, setidaknya kita sudah melakukan antisipasi dan waspada dari kemungkinan terpapar Covid-19," jelasnya.

Gerak cepat GTP2 Covid-19 Kabupaten Agam

Pasca dinyatakannya Wakil Bupati Agam positif terkonfirmasi Covid-19, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTP2) Covid-19 Kabupaten Agam , Drs. Martias Wanto,MM Dt Maruhun langsung memerintahkan tim kesehatan melakukan pengecekan terhadap kondisi Wakil Bupati Agam itu.

Disebutkan berdasarkan hasil pemeriksaan, dinyatakan kondisi Wakil Bupati Agam dalam keadaan cukup baik.

"Alhamdulillah tadi pagi langsung antisipasi segera, cek labor dan Alhamdulillah hasilnya secara umum kesehatan beliau baik-baik saja," tuturnya.

Selain terhadap Wakil Bupati Agam , Drs. Martias Wanto juga memerintahkan tim kesehatan untuk melakukan uji swab terhadap seluruh orang yang berada di Rumah Dinas Wakil Bupati, termasuk anggota keluarga.

Sedangkan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, juga dilakukan penyemprotan disinfektan di rumah Rumah Dinas Wakil Bupati dan Kantor KPU Agam .

"Selanjutnya tim kesehatan juga melakukan tracing terhadap orang yang berkontak langsung," ujarnya. (rel)

Editor: Rezka Delpiera