DPRD Minta Pemprov Buat SOP Khusus Tetkait MTQ

Masjid Raya Sumbar sebagai salah satu lokasi pelaksanaan MTQ Nasional di Sumbar
Masjid Raya Sumbar sebagai salah satu lokasi pelaksanaan MTQ Nasional di Sumbar (KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat meminta pemerintah provinsi membuat Standar Operasional (SOP) khusus untuk pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang akan dilaksanakan November mendatang. Hal ini mengingat akan banyaknya pihak yang akan masuk ke Sumbar untuk menghadiri pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ketua DPRD Sumbar, Supardi mengatakan pemerintah provinsi harus membuat aturan baru yang bersifat ad hock untuk pelaksanaan ini. "Misalnya saaf peserta sampai di Padang bagaimana SOP nya, di bandara seperti apa, di penginapan, saat dinlokasi acara seperti apa, dll. Ini harus jelas aturannya," katanya saat dihubungi di Padang.

baca juga: Komisi Satu DPRD Sumbar Sosialisasi Perda AKB di Lubuak Aluang Padang Pariaman

Ia mengatakan saat SOP dibuat, pemerintah provinsi bisa meminimalisir soal ini. "MTQ memang wewenang pusat, namun masalah teknis pelaksanaannya yang menyangkut protokol kesehatan harus dijalankan dibuat dengan baik oleh pemerintah provinsi," tuturnya.

Menurutnya, pelaksanaan MTQ kali ini tidak bisa memakai pola lama. "Misal pembukaan yang dilakukan oleh ribuan penari, walaupun pemprov mengatakan pembukaan hanya dilakukan tari masal oleh 250 orang sebaiknya dihentikan. Untuk ini, kita meminta pemprov memiliki SOP sampai teknis terkecil yang diatur dalam pelaksanaannya," terangnya.

baca juga: Ketika Ada Dua Salat Jumat di DPRD Sumbar

Seperti diketahui, MTQ nasional akan dilaksanakan November mendatang di Sumatera Barat. Dalam pelaksanaannya MTQ diharapkan punya protokol khusus untuk antisipasi COVID-19. (*)

Editor: Fitria Marlina