Jokowi Video Call dengan Guru SMPN 7 Padang, Bahas Belajar Masa Pandemi

Presiden Joko Widodo Saat Video Call dengan Guru SMPN 7 Padang Rika Susi Waty
Presiden Joko Widodo Saat Video Call dengan Guru SMPN 7 Padang Rika Susi Waty (Screenshot video)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) video call dengan guru Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 7 Padang.

Diketahui, guru tersebut bernama Rika Susi Waty. Dalam video yang diunggah di akun YouTube resmi Sekretariat Presiden, Presiden Jokowi menanyakan beberapa hal kepada Ibu Rika terkait proses belajar mengajar di masa pandemi .

baca juga: Selama September, UPZ Baznas Semen Padang Salurkan Rp105,5 Juta kepada Para Mustahik

Pertama, Jokowi menanyakan terkait kegiatan belajar anak-anak secara online sampai sekarang. Rika yang mengajar matematika menjawab, sejauh ini tetap mengajar namun tidak bisa memantau langsung.

"Tidak semua murid yang memiliki handphone, yang tidak memiliki handphone kita data betul anaknya, kita cek anaknya ke rumah, jika tidak mampu kita fasilitasi ke sekolah pak," jawab Rika dalam video yang diunggah pada Jumat (11/9/2020) tersebut.

baca juga: Temuan Baru, Covid-19 Bisa Menular dalam Waktu Kurang dari Satu Menit

Jokowi melanjutkan, urusan belajar online saat ini orang tua memegang peran yang sangat penting begitu juga dengan wali kelas. Jokowi lanjut menanyakan bagaimana komunikasinya dengan orang tua dan wali kelas dalam kondisi seperti ini.

"Kita komunikasinya lewat WhatsApp Group. Jika ada misalnya ada anak yang bermasalah kita kasih jadwalnya setiap hari Jumat, tapi kita gantian yang datangnya pak, tapi ini untuk yang bermasalah saja," ujar Rika.

baca juga: Presiden Segera Tanda Tangani UU Cipta Kerja

Khusus untuk dirinya, Rika memotivasi anak dengan video call dan voice note (pesan suara).

Jokowi menyampaikan, yang penting Rika memotivasi anak agar semangat belajar dalam masa pandemi ini, dan tetap pada posisi yang baik. Kepada Rika, Jokowi meminta saran dan pesan untuk dirinya atau pesan untuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

baca juga: Pemerintah Segera Susun RPP Agar UU Cipta Kerja Bisa Segera Dilaksanakan

"Kami pengennya ya bisa tatap muka langsung, seandainya memungkinkan kita bagi per shift, masuknya tidak banyak-banyak kalau itu memungkinkan,"

"Karena memang kasihan sekali anak-anak banyak tidak tau pak, itu yang paling utama saya kadang menangis pak. Apalagi anak-anak yang orang tuanya tidak mampu itu kadang mereka punya android namun tidak punya paket data. Ada bantuan dari bank untuk beli handphone walaupun murah," kata Rika.

Jokowi menjawab, belajar tatap muka itu baik, tetapi di masa pandemi resikonya kalau anak terpapar COVID-19 semuanya menjadi salah. "Bu Rika tetap semangat, salam untuk anak-anak," kata Jokowi .

Editor: Muhammad Haikal