Warga Pasbar Dinyatakan Positif Virus Corona Usai Dimakamkan, yang Kontak Diminta Melapor

Ilustrasi
Ilustrasi (Klikpositif)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Almarhum SY (57), seorang pasien di RSUD Pasaman Barat dinyatakan positif Virus Corona atau COVID-19. Pasien dinyatakan positif usai dimakamkan.

Hal itu dikatakan oleh Jubir Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Pasaman Barat, dr Gina Alecia saat dihubungi KLIKPOSITIF , Sabtu (12/9/2020) sore.

baca juga: Kadis Kesehatan Pemko Pariaman Positif COVID-19

"Berdasarkan hasil Laboratorium Fakultas Unand Padang Sabtu pagi, almarhum SY ternyata hasil tes usap atau swab testnya positif COVID-19 setelah dimakamkan," sebut dr Gina Alecia.

Ia mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan pelacakan atau tracking terhadap warga yang pernah kontak dengan almarhum. Dari data sementara ada sekitar 30 orang yang kontak dengan pasien.

baca juga: FDA Setujui Obat yang Digunakan Trump Menjadi Obat Covid-19

"Kita meminta bagi warga yang merasa kontak dengan almarhum, agar dapat segera melaporkan diri ke petugas kesehatan untuk dilakukan test swab," pintanya.

Gina Alecia menerangkan almarhum SY merupakan warga Koto Alam Jorong Padang Tujuh, Kecamatan Pasaman. Ia meninggal dunia pada Jumat (11/9) saat tengah mendapatkan perawatan di ruangan ICU RSUD Pasaman Barat.

baca juga: Riset Ungkap Menyusui Tekan Potensi Kanker Ovarium

"Almarhum mengalami sakit pada Kamis (10/9) dan dibawa berobat oleh keluarganya ke Rumah Sakit Yarsi Ibnu Sina Simpang Empat. Kemudian hari itu juga dirujuk ke RSUD Pasaman Barat," terangnya.

"Namun sebelum masuk, saat itu juga pasien dilakukan test swab dan pada Jumatnya juga dilakukan test swab. Akan tetapi pasien meninggal dunia sebelum hasil swabnya keluar," sambungnya.

baca juga: Vaksinasi Covid-19 Dimulai November, Ini Kata DPR

Mendapatkan informasi bahwa hasil tes usap pasien positif pada Sabtu (12/9) pagi ternyata pasien sudah dalam proses untuk pemakaman. Sedangkan terhardap warga yang kontak dengan pasien akan dilakukan test swab.

Sementara lanjut dr Gina menambahkan berdasarkan pengakuan pihak keluarga, almarhum ini tidak ada melakukan riwayat perjalanan keluar daerah .

"Pengakuan pihak keluarga, almarhum tidak ada riwayat perjalanan keluar daerah . Meski demikian kita terus melakukan tracking terhadap warga yang pernah kontak dengan pasien semasa hidupnya," ulasnya.

Untuk diketahui hingga Sabtu (12/9) pasien positif Virus Corona di Pasaman Barat telah mencapai 37 orang. Dengan rincian 19 orang dinyatakan sembuh, 17 orang masih positif dan 1 orang meninggal dunia.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Eko Fajri