Populasi Sapi Ternak di Pessel Mencapai 80 Ribu Ekor

Kadisnakeswan Pessel, Nurziwan Nazir
Kadisnakeswan Pessel, Nurziwan Nazir (KLIKPOSITIF/Kiki Julnasri Priatama)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Pesisir Selatan mencatat jumlah populasi ternak sapi di Kabupaten Pesisir Selatan mencapai 80 ribu ekor di tahun 2016 ini. Jumlah itu didominasi oleh jenis sapi Plasma Nutfah (bibit unggul) asli Indonesia yakni, jenis sapi Pesisir.

"Jumlah Sapi Ternak tahun yang tercatat di tahun ini bertambah sekitar tiga persen totalnya. Agustus dan September ini, populasinya telah mencapai 80-an ribu ekor," sebut Kadisnakeswan Pessel , Nurziwan Nazir kepada KLIKPOSITIF , Rabu 28 September 2016.

baca juga: Begini Kondisi Akses Jalan di Puncak Panorama Mandeh Hari Ini

Dijelaskannya, dari jumlah populasi yang terdata hingga jumlah sapi yang diproduksi di daerah ini sampai sapi yang di impor, yang paling banyak adalah jenis sapi Pesisir. Selain itu, sapi Plasma Nutfha yang ada seperti Sapi Bali, Madura, Sumbawa dan Aceh juga ada, namun jumlahnya minim.

Menurutnya, jumlah sapi Pesisir ini mulai terhitung sejak Agustus menjelang hari raya kurban tahun ini dengan angka 8225 ekor populasi sapi yang dikembangbiakkan, diantaranya 6.084 ekor untuk Sumbar dan sekitar 2.141 ekor untuk Pesisir Selatan sendiri.

baca juga: DPRD Pessel Gelar Paripurna PAW, Asril Dt Putiah Jabat Anggota Dewan

"Sapi Pesisir paling banyak diminati baik di luar daerah maupun di daerah kita. Memangnya ukuran kecil, tetapi dagingnya padat dan juga kondisi kesehatan tahan-tahan," ungkapnya.

Nurziwan menjelaskan, bahwa saat Diskeswan Pessel telah mulai melakukan sosialisasi untuk meningkatkan pertumbuhan populasi hewan ternak sapi di daerah itu, khususnya untuk sapi Pesisir ini. Dikatakannya, pihaknya sudah mengkhususkan salah satu kecamatan sebagai Balai pengembangan Sapi Pesisir ini.

baca juga: Anggaran Pertanian Minim, HKTI Nilai Kepedulian Pemkab Pessel Terhadap Petani Rendah

"Untuk pengembangan ternak ini, kita sudah mengkhususkan wilayahnya, seperti di Lengayang khusus untuk sapi Pesisir dan di Kecamatan Linggo Sari Baganti untuk sapi potong," jelasnya.

[Kiki Julnasri Priatama]

baca juga: Berprestasi di Ajang Nasional, Tiga Atlet Taekwondo Asal Pessel Diganjar Bonus Oleh Wako Sungai Penuh

Penulis: Agusmanto