MUI dan Kemenag Antusias Sambut Rencana Pembangunan Masjid Agung Payakumbuh

Kepala Kantor Kemenag Payakumbuh, Ramza Husmen.
Kepala Kantor Kemenag Payakumbuh, Ramza Husmen. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) dan Kantor Kementerian Agama ( Kemenag ) Kota Payakumbuh menyambut antusias rencana pembangunan Masjid Agung yang sudah mendapat persetujuan dari DPRD Kota Payakumbuh .

Ketua MUI Kota Payakumbuh , Mismardi menyebut, Masjid Agung ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat Payakumbuh .

baca juga: Polres Payakumbuh Musnahkan Barang Bukti Ganja Seberat 98,3 Kg

" MUI menanggapi ini dengan sangat positif, dan memang setiap daerah tingkat dua harus punya sebuah mesjid paripurna yang bisa dimanfaatkan oleh warga untuk kegiatan keagamaan," katanya, Senin (14/9).

Selaknya Masjid Agung, tentu nantinya akan ada sarana penunjang lembaga keagamaan lain, seperti Kantor MUI , Kantor Baznas, PHBI, dewan masjid, dan lainnya. Di samping itu, Mismardi berharap, ketika nantinya telah berdiri, warga harus memanfaatkannya dengan maksimal.

baca juga: Ditjen PHU Kebut Persiapan Mitigasi Haji dan Umrah

"Jangan menganggap masjid ini bukan kita yang punya, kita harus ikut merasa memiliki masjid ini. Kita sudah sama-sama merasakan sulitnya bila menggelar acara keagamaan berskala besar, pasti di lapangan atau di tengah jalan. Padahal idealnya tabligh akbar itu di masjid," terangnya.

Menurutnya, keuntungan ketika masjid dibangun dengan APBD adalah penganggaran untuk pemeliharaannya jelas.

baca juga: Pemko Payakumbuh tak Batasi Jumlah Penerima BPUM Tahap II

"Perhatian kita untuk tahun 2022 nanti jangan sampai bertukar kepala daerah, bertukar pula kebijakan sehingga masjid jadi tak terurus. Kepala daerah terpilih harus memiliki komitmen untuk memelihara dan melestarikan masjid milik masyarakat ini Payakumbuh ini," tandasnya.

Sementara Kepala Kemenag Kota Payakumbuh , Ramza Husmen mengatakan, pihaknya menyambut baik pembangunan Masjid Agung ini, apalagi hal itu itu sudah menjadi keinginan masyarakat.

baca juga: Transfer Dana Pusat Berkurang, Kota Payakumbuh Harus Lakukan Efisiensi Pada APBD 2021

"Pemko sudah mengakomodir keinginan umat Islam di Payakumbuh , ini sangat luar biasa. Kita berdoa semoga diberikan kemudahan dalam prosesnya. Memang sebenarnya di kota kabupaten harus ada satu masjid difungsikan sebagai Masjid Agung," ungkap Ramza Husmen.

Ditegaskannya, kalau pembangunannya terwujud, dengan kesepakatan kompknen terkait dan prosesnya tuntas. Maka disiapkan tahapan agar terbentuk kepngurusan Masjid Agung yang menjadi acuan bagi masjid lain di Payakumbuh .

"Karena kepengurusan masjid telah diatur Kepdirjen Bimas Islam DJ.II/802-2014 tentang standar pembinaan manajemen mesjid. Di sana ada tiga komponen yang akan menjalankan fungsi manajemen, yaitu standar idarah (pengelolaan organisasi), standar imarah (memakmurkan), dan standar ri'ayah (pemeliharaan)," terangnya.

Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh , Muslim menyebut untuk pembangunan Masjid Agung ini akan dimulai pada awal tahun 2021 nanti.

"Sebelumnya juga sudah ada hearing dengan lembaga adat dan agama yang meminta Pemko membangun Masjid Agung yang terintegrasi antara agama dan budayanya, sehingga tercipta lingkungan fasilitas yang mendukung Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK)," terangnya. (*)

Editor: Taufik Hidayat