Bikin Resah Warga, Belasan Preman Diamankan di Kawasan Air Mancur Pasar Raya Padang

Belasan Preman Saat Diamankan di Mapolresta Padang
Belasan Preman Saat Diamankan di Mapolresta Padang (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Diduga sering meresahkan masyarakat di Kawasan Air Mancur, Pasar Raya Padang. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang mengamankan belasan preman , Senin (14/9/2020). Terdapat ada 13 orang preman yang diamankan karena diduga telah melanggar peraturan terkait retribusi daerah.

Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir mengatakan, keberadaan mereka dinilai meresahkan para pengendara karena kerap meminta uang lebih yang sasarannya adalah pengemudi angkutan kota (angkot) juga masyarakat yang memiliki mobil pribadi dan parkir di kawasan tersebut.

baca juga: Update: Total Remaja yang Diamankan Hari Ini 168 orang, 5 Diantaranya Perempuan

Imran menambahkan, modus preman dalam melakukan pemalakan yaitu dengan menggunakan pengharum ruangan, menjual makanan, minuman dan lainnya, yang kemudian memaksa orang untuk membelinya dan meminta dengan harga yang tinggi.

"Masyarakat yang merasa resah dengan ulah preman tukang palak ini akhirnya melaporkannya, dan langsung Kami respon dengan melakukan penindakan dan berhasil diamankan sebanyak 13 orang preman ," katanya di Mapolresta Padang.

baca juga: Emosi Anaknya Ditegur, Robi Spanyol Bunuh Kakak Ipar dan Keponakan di Padang

Para preman tersebut ada yang merupakan mantan narapidana yang keluar masuk penjara karena kasus copet, jambret, serta kasus penganiayaan. Mereka ini tidak memiliki pekerjaan usai keluar dari penjara, sehingga mencari uang dengan cara yang tidak baik.

Selanjutnya, preman yang berhasil diamankan tersebut akan dilakukan proses penyelidikan oleh satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polresta Padang tentang kasus premanisme yang mereka lakukan tersebut.

baca juga: Giatkan Protokol Kesehatan kepada Masyarakat, Polresta Padang Gelar Patroli Wilayah

"Kami akan dalami dulu, di antara mereka ada yang diduga melakukan aksi premanisme. Kita lihat nanti hasil pemeriksaan dari Satreskrim dan tindakan yang akan kita lakukan kedepan sesuai dengan aturan dan Undang-undang yang berlaku. Dengan adanya penangkapan para preman ini, Kami berharap mereka jera, dan tidak memalak pengendara," ujarnya.

Editor: Muhammad Haikal