Perda Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar, Ini Sanksi Bagi Pelanggar

Menggunakan Pengeras suara, pesonel Satpol PP Padang Sosialisasikan Perda AKB di Pasar
Menggunakan Pengeras suara, pesonel Satpol PP Padang Sosialisasikan Perda AKB di Pasar (Satpol PP Padang)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pesonel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang diwajibkan untuk melakukan sosialisasi terkait Peraturan Daerah (Perda) Adaptasi Kebiasaan Bary (AKB) yang telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar beberapa hari yang lalu.

""Sebanyak 450 orang anggota diwajibkan melakukan Sosialisasi dilingkungan tempat tinggal mereka masing-masing dan setiap bertugas selama seminggu mereka harus masif melakukan sosialisasi ini ke tengah-tengah masyarakat," kata Kepala Satpol PP Padang, Alfiadi, Selasa 15 September 2020.

baca juga: 74 Pasien COVID-19 di Pessel Dinyatakan Sembuh, Jubir: Hari Ini Terbanyak

Ia mengatakan, sosialisasi itu dilakukan petugas untuk menjaga masyarakat Kota Padang agar tidak terkena sangsi atau pidana kurungan penjara nantinya.

"Oleh karena itu, untuk menghindari agar tidak terkena kurungan penjara dan menjaga masyarakat Kota Padang, maka kita bersama-sama untuk mematuhi protokol kesehatan yang sudah di tetapkan," lanjutnya.

baca juga: WHO: Jangan Menyerah Lawan Pandemi

Seperti diketahui, sanksi yang akan dikenakan adalah sanksi administratif berupa kerja sosial yaitu membersihkan fasilitas umum serta administrasi sebesar Rp100 ribu.

Jika ada yang kedapatan sanksi administrasi lebih dari satu kali, maka akan dikenakan sanksi pidana berupa kurungan paling lama 2 hari atau denda sebesar Rp 250.000.

baca juga: Pantai-pantai Tersembunyi di Bali Ini Tawarkan Pesona Eksotis

Selain itu, bagi yang pernah kontak langsung dengan orang positif Covid-19, dan menerapkan karantina atau isolasi mandiri akan dikenakan sanksi denda sebanyak Rp 500.000.

Sementara untuk tempat-tempat usaha, jika melanggar aturan yang telah ditetapkan akan dikenakan denda sebesar Rp 15 juta atau kurungan paling lama 1 bulan. Bahkan bisa sampai kepada penghentian sementara kegiatan, pembekuan izin hingga pencabutan izin usaha.

baca juga: Dibimbing Gus Miftah, DJ Katty Butterfly Masuk Islam

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Eko Fajri