Diantar Heli Chinook, Lima Puluh Kota Kembali Dapat Bantuan dari BNPB

Bupati Irfendi Arbi saat menerima bantuan dari BNPB Pusat yang dikirimkan melalui Heli Chinook dan mendarat di GOR Singa Harau, Lima Puluh Kota.
Bupati Irfendi Arbi saat menerima bantuan dari BNPB Pusat yang dikirimkan melalui Heli Chinook dan mendarat di GOR Singa Harau, Lima Puluh Kota. (Ade Suhendra)
LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF -

Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) kembali antarkan bantuan ke Kabupaten Lima Puluh Kota , Selasa 15 September 2020. Bantuan ini diantarkan oleh Helikopter Chinook CH-47D yang mendarat di Lapangan GOR Singa Harau, Lima Puluh Kota

Bupati Irfendi Arbi mengatakan kedatangan heli yang mengantarkan sejumlah logistik bantuan bancana ini disambut langsung Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry Lahe, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Trisno Eko dan Kalaksa BPBD Joni Amir. Ia berharap dengan adanya bantuan logistik bencana dari pemerintah pusat ini diharapkan dapat membantu dalam penanganan bencana.

baca juga: Tangkap 2 Pelaku, Polres Lima Puluh Kota Amankan 135 Kilogram Ganja

"Adapun berapa bantuan yang diterima diantaranya yaitu 2 set tenda pengungsi, 200 pcs selimut, 45 pcs matras, mesin perahu, perahu politline, serta bantuan berupa Alat Perlengkapan Diri (APD) seperti baju Hazmat, dan hand sanitizer. Terimakasih kepada pemerintah pusat, khususnya BNPB atas bantuan yang diberikan dan ini sangat bermanfaat bagi kami," kata Bupati Lima Puluh Kota

Menurutnya pada penghujung tahun, daerah Lima Puluh Kota sangat mewaspadai akan terjadinya bencana alam banjir dan longsor. Sebab dijelaskannya sejak dua bulan terakhir intensitas hujan cukup tinggi dan sempat banjir melanda beberapa kecamatan.

baca juga: Bawaslu Lima Puluh Kota Telah Keluarkan 6 Peringatan Tertulis untuk Calon yang Melanggar Aturan Kampanye

"Melihat kondisi tersebut, bantuan yang baru saja diterima ini akan menambah kesiapan kita dalam penanganan kebencanaan ke depannya," ujar Irfendi Arbi.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Limapuluh Kota Joni Amir menyebutkan Limapuluh Kota merupakan salah satu daerah yang rawan terjadi bencana banjir dan Longsor di Sumbar. Lebih lanjut, dikatakannya ada 8 kecamatan rawan banjir yaitu Kecamatan Harau, Lareh Sago Halaban, Pangkalan, Kapur IX, Payakumbuh, Suliki, Mungka dan Kecamatan Akabiluru.

baca juga: Sempat Kabur Dalam Hutan, Pelaku Curanmor di Jalur Lintas Sumbar Riau Akhirnya Ditangkap

"Bahkan saat ini ada dua jorong di kabupaten ini dan apabila intensitas hujan tinggi selalu terjadi banjir seperti Kubang Rasau dan Jorong Subarang. Kami juga berharap masyarakat di daerah tetap meningkatkan kewaspadaan termasuk bagi mereka yang tinggal di daerah rawan bencana," kata Kalaksa BPBD Joni Amir.

Menurutnya, masyarakat juga dituntut untuk selalu peduli akan lingkungan. Sebab bencana ini dikatakannya juga tergantung kepada kepedulian semua pihak terhadap lingkungan sehingga dapat mengurangi resiko banjir dan longsor yang ada di Lima Puluh Kota .

baca juga: Banyak Masyarakat Tak Percaya, Ketua Satgas: Covid-19 Bukan Konspirasi

"Pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya dalam mengurangi resiko bencana, termasuk melakukan upaya normalisasi sungai yang bekerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS)," ujarnya.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Haswandi