Bawaslu Telusuri Dugaan Kejanggalan Ijazah Salah Seorang Cagub Sumbar

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumbar memastikan akan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kejanggalan ijazah salah seorang Bakal Calon Gubernur Sumbar, Nasrul Abit .

"Tentunya kami melakukan penelusuran, karena laporan tentang dugaan kejanggalan ijazah Bakal Calon Gubernur Nasrul Abit itu baru laporan awal. Ketika memenuhi syarat formil dan materil, barulah itu dijadikan laporan," kata Anggota Bawaslu Sumbar Elly Yanti, SH di kantornya, Rabu (16/9/2020).

baca juga: KPU Sumbar Serahkan Alat Peraga Kampanye ke Paslon Gubernur Sumbar

Meski begitu, Bawaslu Sumbar tetap melakukan Rapat Pleno membahas informasi awal berupa surat yang dimasukkan oleh Forum Masyarakat Peduli Demokrasi (FMPD). Dalam rapat itu diputuskan, Bawaslu akan melakukan penelusuran terhadap informasi awal yang diterima Bawaslu.

"Ini sekedar informasi dalam bentuk surat, jadi kami melakukan rapat pleno dan kami putuskan untuk melakukan penelusuran atas informasi awal tersebut," kata Elly Yanti.

baca juga: Jika Terpilih, Nasrul Abit Akan Alokasikan 12 Persen APBD untuk Sektor Pertanian

Sebelumnya Bawaslu Sumbar menerima surat dari Forum Masyarakat Peduli Demokrasi (FMPD) yang mengingatkan KPU Sumbar dan Bawaslu Sumbar untuk meneliti ijazah dari masing-masing pasangan calon yang menjadi salah satu syarat pencalonan.

Salah satu yang disebutkan FMPD adalah adanya dugaan kejanggalan karena Cagub atas nama Nasrul Abit menyerahkan dua ijazah SLTA, yaitu ijazah STM tahun 1975 dan ijazah SMA ujian persamaan tahun 1983.

baca juga: Di Pesisir Selatan Indra Catri Diminta Perbaiki Rumah Zaini Zen

Sementara KPU Sumbar belum ada memberikan tanggapan terhadap laporan FMPD, yang diserahkan Senin (14/9/2020). Pada hari yang sama KPU Sumbar mengadakan Rapat Pleno dan mengesahkan beberapa persyaratan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur.

Namun keempat Paslon masih harus melengkapi persyaratan, diantaranya Surat Pengadilan Niaga Medan hingga tanggal 16 September 2020.

baca juga: Di Pessel Indra Catri Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Fitnah PKI Terhadap Nasrul Abit

Terkait pengaduan tersebut, Bakal Calon Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyerahkan sepenuhnya ke Bawaslu dan KPU Sumbar.

"Tanya ke Bawaslu saja dan KPU, biar mereka yang menjelaskan dengan bukti yang ada," kata Nasrul Abit saat dihubungi KLIKPOSITIF .

Editor: Muhammad Haikal