BPJS Cabang Payakumbuh: Peserta JKN-KIS yang Nunggak Iuran Bisa Manfaatkan Layanan Relaksasi

Media gathering BPJS Cabang Payakumbuh dengan anggota Balai Wartawan Luak Limopuluah, Kamis (17/9).
Media gathering BPJS Cabang Payakumbuh dengan anggota Balai Wartawan Luak Limopuluah, Kamis (17/9). (Ist)

LIMA PULUH KOTA, KLIKPOSITIF - Para peserta Jaminan Kesehatan Nasional -- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang memiliki tunggakan iuran dalam kurun waktu yang lama bisa sedikit bernafas lega, setelah BPJS Kesehatan memberi keringanan berupa layanan relaksasi.

Hal itu disampaikan Kabid Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh, Atmi Mesra pada media gathering dengan anggota Balai Wartawan Luak Limopuluah di Tombak Resort, Taeh Bukik, Kamis (17/9).

baca juga: Pacu Itiak Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya tak Benda, Pemko Payakumbuh Akan Lakukan Hal Ini

"Saat ini kita lagi ada program yang namanya Relaksasi Iyuran. Sesuai Perpres Nomor 64 Tahun 2020, kemudahan ini batas akhirnya sampai akhir Desember 2020 mendatang," sebutnya.

Menurut Atmi, program relaksasi tersebut merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat di tengah pandemi COVID-19. Pemerintah, sebutnya, memberi keringanan untuk peserta JKN-KIS yang menunggak lebih dari 6 bulan.

baca juga: Difasilitasi Genpro, Rendang Payakumbuh Dikirimkan ke 7 Negara di Dunia

Program ini ditujukan terhadap para peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau lebih dikenal dengan peserta mandiri. Kemudian juga untuk peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) atau lebih dikenal sekmen badan usaha.

"Misalnya, jika diantara kedua sekmen ini memiliki tunggakan iuran lebih dari 6 bulan, maka saat ini peserta cukup mendaftar dengan membayar iyuran minimal 6 bulan ditambah iyuran bulan berjalan. Maka otomatis kartunya akan diaktifkan kembali," jelasnya.

baca juga: Lima Hari Razia, 86 Orang Pelanggar Protokol Kesehatan Ditindak di Payakumbuh

Selanjutnya, terkait sisa tunggakan yang sudah berjalan, setelah melunasi 6 bulan maka bisa mengikuti program cicilan.

"Jadi, peserta mendaftar lagi untuk ikut program cicilan. Nah, berapa yang mau dicicil, apakah 2 bulan 3 bulan, kira-kira seperti itu," ujarnya.

baca juga: Persiapan MTQ ke-XXXIX Payakumbuh yang Sempat Tertunda Karena Pandemi Terus Dimatangkan

Pihaknya mengharapkan, adanya program relaksasi iuran tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Sehingga, masyarakat dapat memanfaatkan kembali fasilitas untuk kebutuhan kesehatan karena kartunya sudah aktif kembali. (*)

Editor: Taufik Hidayat