Wali Nagari: Ampang Gadang Berstatus Zona Merah COVID-19

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

AGAM , KLIKPOSITIF --Wali Nagari Ampang Gadang Rifki Syaiful menyatakan wilayahnya termasuk dalam zona merah COVID-19.

Ia menyebut, status zona merah dinyatakan setelah ada 11 warga Ampang Gadang yang terkonfirmasi COVID-19 pasca dilakukan uji swab dalam beberapa waktu terakhir. "Itu artinya penyebarannya sudak tak terkendali lagi. Sudah 11 warga dinyatakan positif, namun 1 diantaranya sudah sembuh. Dari hasil tracing, ada puluhan warga yang kontak erat,"kata Rifki, Jum'at 18 September 2020.

baca juga: Banyak Masyarakat Tak Percaya, Ketua Satgas: Covid-19 Bukan Konspirasi

Rifki mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu sebanyak 69 sampel swab dari tracing dan sangat berharap tidak terjadi penambahan.

"Diantara sampel yang belum keluar itu, ada 3 warga yang sudah menunjukkan gejala, namun hasilnya masih kita tunggu seperti apa,"ucap Rifki.

baca juga: Fadli Zon: Vaksin Ini Gaib Kayak 'Mobil Itu', Bang Karni Sisakan Kursi Kosong Juga Untuk Menkes

Warga yang positif COVID-19, katanya, profesinya berbeda-beda seperti ibu rumah tangga, pengusaha maupun pegawai. "Kita bukan untuk menakut-nakuti. Informasi ini untuk menyadarkan jika COVID-19 sudah membahayakan dan tak terkendali. Warga kita minta tetap tenang sambil meningkatkan kewaspadaan dengan menjalankan protokol kesehatan,"pesan Rifki.

Informasi yang dihimpun KLIKPOSITIF , inilah pernyataan pertamakali seorang Wali Nagari di Kabupaten Agam yang berani menyatakan wilayahnya sebagai zona merah demi memutus mata rantai penularan COVID-19.

baca juga: Aliansi Dokter Dunia Sebut Covid 19 Hasil Rekayasa, Satgas Covid-19: Itu Misinformasi

Ampang Gadang merupakan sebuah Nagari yang berada di wilayah Kecamatan Ampek Angkek. Penduduknya cukup padat dan berbatasan langsung dengan Kota Bukittinggi.

Sementara, data per-Kamis 17 September 2020 dari Pemkab Agam menyebut, Ampek Angkek merupakan salah satu daerah penularan virus corona terbanyak di Agam dengan lebih dari 38 kasus.

baca juga: KTT G20 Dilangsungkan Secara Virtual Akhir November

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Ramadhani