Epidemiolog: Sudah Banyak yang Muncul Gejala Sedang dan Berat karena Covid-19 di Sumbar

Epidemilog Unand, Defriman Djafri
Epidemilog Unand, Defriman Djafri (KLIKPOSITIF)

KLIKPOSITIF -- Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyampaikan, bahwa angka kasus kematian akibat virus corona di Indonesia naik 2,2 persen sepekan terakhir atau periode 6 September-13 September 2020.

Sumbar mencatat kenaikan tertinggi pada periode tersebut dengan laju kenaikan 150%, diikuti Jawa Timur (7,25%), Jateng (6,45%), Bengkulu (6,44%), Sumsel (5,94%), dan NTB (5,89%).

Epidemiolog Universitas Andalas, Defriman Djafri, melihat kenaikan ini karena orang-orang yang terinfeksi banyak muncul dengan gejala sedang dan berat. BACA SELENGKAPNYA

Baca Juga

Editor: Pundi F Akbar