Tambah 27 Pasien, Kasus COVID-19 di Agam Tembus 400-an

Martiaswanto
Martiaswanto (Humas Agam)

AGAM , KLIKPOSITIF - Penularan virus corona makin liar di Kabupaten Agam . Hari ini terjadi penambahan sebanyak puluhan pasien terbaru.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Agam Martiaswanto menyampaikan, penambahan warga terkonfirmasi positif sebanyak 27.

baca juga: Banyak Masyarakat Tak Percaya, Ketua Satgas: Covid-19 Bukan Konspirasi

"Semua kasus baru ini berasal dari 7 Kecamatan," ucap Martiaswanto dalam rilis yang KLIKPOSITIF terima dari Jubir Khasman Zaini, Jum'at 18 September 2020.

Martiaswanto mengatakan, sebaran kasus tambahan ini diantaranya 4 orang warga kecamatan IV Koto, 5 orang warga Kecamatan Matur, 5 orang warga Kecamatan Tilatang Kamang dan 1 warga Kecamatan Sungai Pua. Lalu 3 orang warga Kecamatan Ampek Angkek, 8 orang warga Kecamatan Banuhampu, dan terakhir 1 orang warga Kecamatan Baso.

baca juga: Fadli Zon: Vaksin Ini Gaib Kayak 'Mobil Itu', Bang Karni Sisakan Kursi Kosong Juga Untuk Menkes

Di saat bersamaan, Martiaswanto menumbuhkan harapan dengan adanya pasien terkonfirmasi yang dinyatakan sembuh sebanyak 5 orang.

Dengan demikian total kasus di Agam menjadi 406. Rinciannya 121 sembuh, meninggal 7 dan sisanya masih menjalani isolasi maupun perawatan di rumah sakit.

baca juga: Aliansi Dokter Dunia Sebut Covid 19 Hasil Rekayasa, Satgas Covid-19: Itu Misinformasi

"Tetaplah patuhi protokol kesehatan, semoga pandemi ini segera berakhir sehingga kehidupan kita kembali normal," ucap Martiaswanto.

Perkembangan penularan virus corona di Agam tergolong mengkhawatirkan, pada 20 Agustus 2020, atau sebulan silam, jumlah kasus masih 63 dan sekarang melonjak 406.

baca juga: KTT G20 Dilangsungkan Secara Virtual Akhir November

Sementara, dalam seminggu terakhir sejak 12 September hingga 18 September terjadi penambahan sebanyak 112 kasus atau rataan 16 kasus tiap harinya.

Dari jumlah Kecamatan terbanyak, Matur per-hari ini menjadi pusat penularan dengan 46 kasus diikuti Ampek Angkek lewat 41 kasus.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Haswandi