Tiga Warga Pasbar Positif Corona, Satu Diantaranya Meninggal Dunia

Bupati Pasaman Barat, Yulianto saat jumpa pers menyampaikan update warga positif corona
Bupati Pasaman Barat, Yulianto saat jumpa pers menyampaikan update warga positif corona (Irfansyah Pasaribu)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Kasus positif Corona atau COVID-19 kembali bertambah di Kabupaten Pasaman Barat ( Pasbar ), diantaranya dua tenaga kesehatan RSUD dan satu warga Kajai.

"Benar ada dua orang tenaga kesehatan RSUD Pasbar terpapar Virus Corona dan satu orang warga Kajai meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit rujukan COVID-19 di RSUD Pariaman," sebut Bupati Pasbar , Yulianto saat jumpa pers, Jumat (18/9/2020).

baca juga: Studi: CBD Bisa Bantu Kurangi Kerusakan Paru-paru Akibat Virus Corona

Ia mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan tracking dan testing terhadap warga yang diduga pernah kontak erat dengan ketiga pasien positif ini. Hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.

Lanjut Bupati Yulianto menjelaskan, hasil pemeriksaan sampel tes swab nomor 951/09/PDRPI-FK/2020 yang dilaksanakan pada Senin (14/9) berinisial ZA (45) dan YF (43) positif Corona.

baca juga: Laga RB Leipzig Vs Istanbul Basaksehir Boleh Dihadiri Penonton

Kedua pasien ini merupakan petugas kesehatan RSUD Pasaman Barat dan merupakan warga Tempurung Kinali, Kecamatan Kinali merupakan pelaku perjalanan dari Kota Padang.

Sedangkan terhadap pasien yang meninggal dunia dengan inisial ES (57) merupakan warga Nagari Kajai. Dengan hasil pemeriksaan sampel tes swab Nomor 952/09/PDRPI-FK/2020 yang dilaksanakan di RSUD Pariaman.

baca juga: Cegah Penularan Covid-19 Pada Nakes, Ruang ICU Tak Usah Pakai AC

"Almarhum ini pasien rujukan dari RS Yarsi ke rumah sakit rujukan ke RSUD Pariaman. Ia meninggal dunia pada Rabu (17/9) dan telah dimakamkan dengan prosedur COVID-19," jelasnya.

Sementara Jubir Satgas COVID-19 Pasbar , dr Gina Alecia menambahkan pihaknya hingga saat ini telah melakukan tracking dan testing. Hasil tracking terhadap tiga warga positif ini, sementara tercatat 30 orang warga yang diduga kontak erat dengan pasien.

baca juga: Bawaslu Pasbar Kembali Teruskan Dua Kasus Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN

Kata dr Gina, dua pasien ZA dan YF merupakan pelaku perjalanan. Sedangkan almarhum ES bukan pelaku perjalanan, namun pihaknya menduga almarhum pernah kontak dengan pelaku perjalanan.

"Almarhum ES menderita penyakit nyeri di dada dan sesak nafas. Maka ia dirujuk dari RS Yarsi ke rumah sakit ke RSUD Pariaman. Pasien ini masuk pada Selasa (15/9) dan meninggal Rabu (16/9)," katanya.

Dengan demikian, total pasien positif Corona di Pasaman Barat sudah tertotal 47 orang, dengan rincian sembuh 31 orang, pasien yang masih positif Corona 14 dan meninggal dunia 2 orang.

Pihaknya menganalisa, pasien yang terpapar positif Corona di Pasaman Barat rata-rata adalah pelaku perjalanan luar daerah dan ada juga yang kontak dengan pelaku perjalanan.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Haswandi