Ciptakan Pilkada 2020 Aman dan Damai, Kapolres Pessel Ajak Masyarakat Tidak Abaikan Adat Minangkabau

Kapolres Pessel, AKBP. Sri Wibowo
Kapolres Pessel, AKBP. Sri Wibowo (Kiki Julnasri/Klikpositif.com)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat, AKBP Sri Wibowo mengajak lapisan masyarakat untuk tidak meninggalkan adat budaya Minangkabau dalam pelaksanaan Pilkada Pessel tahun ini.

Kapolres Pessel , AKBP Sri Wibowo mengatakan, masyarakat Minangkabau adalah masyarakat yang memiliki tolerasi yang tinggi, tidak mau menang sendiri, dan paling mengutamakan musyarawah dalam memutus setiap persoalan dan begitu juga soal pilihan.

baca juga: 74 Pasien COVID-19 di Pessel Dinyatakan Sembuh, Jubir: Hari Ini Terbanyak

"Jangan sampai ditinggalkan adat itu, siapa-pun pemimpin yang terpilih itu adalah yang terbaik untuk Pessel ," ungkapnya pada KLIKPOSITIF .

Ia menjelaskan, masyarakat harus memiliki rasa menghargai dalam berbeda pilihan. Sebab, berbeda pilihan dalam soal pemimpin adalah suatu hak yang dilindungi Undang-undang.

baca juga: Begini Keharuan Saat Korban Kerusahan Wamena Bertemu Nasrul Abit

"Jangan pernah meninggalkan adat budaya Minangkabau yaitu Pilkada Basunanak. Mari kita suskes dengan saling menghargai, karena siapapun yang terpilih itu adalah yang terbaik," terangnya.

Sementara, untuk internal Polres Pessel sendiri, kata AKBP Sri Wibowo pihaknya selalu menggencarkan sosialisasi di tengah masyarakat. Apalagi, soal pendemi, ia meminta agar masyarakat dan seluruh pihak untuk menjaga protokol kesehatan.

baca juga: Strategi Nasrul Abit Stabilkan Harga Gambir

"Pada masa ini, harapan kita protokol kesehatan harus dijaga. Ini adalah prosedur yang tetap selalu terlaksana. Bijak dalam memilih, namun juga mempertimbangkan ketentuan dalam pemutusan mata rantai COVID," terangnya.

Sedangkan personel, untuk Pilkada 2020 ini Polres Pessel telah menyiapkan sebanyak 300 lebih personel. Salah satunya, untuk mengawal dan mengamankan pelaksanaan Pilkada tetap aman dan lancar.

baca juga: Pemerintah Tarik Anggaran Dekonsentrasi Tagana di Seluruh Daerah, Karena Hal Ini

"Jika tidak mencukupi, Polda Sumbar siap mem-backup Pessel . Dan tentunya dibantu TNI dan Pemerintah daerah," tutup pria lulusan AKPOL 2000 ini.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Haswandi