APBD Perubahan Tanah Datar: Pendapatan Turun Rp125,78 Miliar

Wakil Bupati Zuldafri Darma menyerahkan nota penjelasan APBD Perubahan 2020 kepada Pimpinan DPRD
Wakil Bupati Zuldafri Darma menyerahkan nota penjelasan APBD Perubahan 2020 kepada Pimpinan DPRD (ist)

TANAH DATAR , KLIKPOSITIF - Pendapatan daerah Kabupaten Tanah Datar pada APBD Perubahan 2020 sebesar Rp1,209 triliun. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar Rp125,783 miliar (9,42 persen) dari pendapatan APBD induk 2020 sebesar Rp1,335 triliun.

"Pendapatan daerah berfungsi untuk membiayai pelaksanaan daerah terdiri dari pendapatan asli daerah , dana perimbangan dan pendapatan lain yang sah," kata Wakil Bupati Tanah Datar H. Zuldafri Darma dalam Rapat Paripurna DPRD penyampaian Nota Keuangan Rancangan APBD Perubahan 2020 di Aula Dewan, Senin 21 September 2020.

baca juga: Libur Panjang, Polres Payakumbuh Tingkatkan Pengawasan di Objek Wisata

Wabup menyampaikan untuk pendapatan asli daerah (PAD) dianggarkan sebesar Rp122,967 miliar menurun Rp42,032 juta (25,47 persen) dibanding APBD 2020 Rp165 miliar.

Untuk dana perimbangan dianggarkan sebesar Rp892,724 miliar menurun Rp99,394 miliar (10,02 persen), dibandingkan APBD 2020 sebesar Rp992,118 miliar. Pendapatan daerah lain yang sah dianggarkan Rp194,048 miliar meningkat Rp15,642 miliar (8,77 persen) dibandingkan APBD 2020 sebesar Rp178,405 miliar.

baca juga: Puluhan Pengendara Masih Melanggar Saat Operasi Zebra, Ini Imbauan Polres Tanah Datar

Zuldafri mengatakan untuk anggaran belanja daerah dalam APBD Perubahan 2020 mengalami penurunan sebesar Rp185,629 miliar (12,73 persen) dari Rp1,458 triliun menjadi Rp1,272 triliun.

Ia menjelaskan anggaran pembiayaan daerah mengalami penurunan sebesar Rp54,669 miliar (44,47 persen) dari Rp122,926 miliar menjadi Rp68,257 miliar.

baca juga: Bawa 6 Jerigen Tuak, Pengendara Ini Ditangkap Saat Razia Masker di Payakumbuh

"Penerimaan pembiayaan ini berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun 2019 berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan," tutur Zuldafri.

Sementara itu, pengeluaran pembiayaan daerah dianggarkan sebesar Rp5,176 miliar.

baca juga: Inovasi Pelayanan Kesehatan RSUD Painan Saat Pandemi

Ketua DPRD Tanah Datar Rony Mulyadi mengatakan penyampaian Ranperda APBD -P 2020 ini diawali dengan penyusunan dan pembahasan kebijakan umum dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) antara DPRD dengan Pemkab Tanah Datar .

Ia menyebut pembahasan Ranperda APBD Perubahan akan dilanjutkan dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi, kemudian tanggapan Pemkab atas pandangan umum fraksi, dan persetujuan bersama DPRD dan Pemkab.

Rapat Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Rony Mulyadi didampingi Wakil Ketua Anton Yondra dan Saidani, serta dihadiri Anggota DPRD, Forkopimda, Sekda Irwandi, para asisten, pimpinan SKPD, camat dan wali nagari se- Tanah Datar . (*)

Penulis: Irfan Taufik | Editor: Eko Fajri