Puluhan Pemuda dan Masyarakat Unjuk Rasa di KPU Sumbar, Ini Tuntutannya

Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Demokrasi di Depan Kantor KPU Sumbar
Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Demokrasi di Depan Kantor KPU Sumbar (Klikpositif/Haikal)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Demokrasi unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar). Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Demokrasi tersebut menyampaikan 4 tuntutan.

Dari pantauan KLIKPOSITIF , para pengunjuk rasa yang membawa spanduk dengan tulisan dari cat semprot serta kertas karton yang bertuliskan 'Save Demokrasi' datang ke Kantor KPU Sumbar sekitar pukul 14.30 WIB.

baca juga: Kasus Pemerkosaan Adik Ipar di Padang Terungkap Berkat Postingan di Medsos

Namun hingga sekira pukul 16.30 WIB, pengunjuk rasa membubarkan diri aksi karena mendapat kabar pihak KPU dan Bawaslu tidak berada di tempat.

Tuntutan tersebut, pertama, KPU dan Bawaslu diminta harus menyelenggarakan tahapan pilkada amanat undang-undang. Kedua, KPU dan Bawaslu harus mengusut tuntas dugaan kejanggalan persyaratan Bacalon gubernur dan wakil gubernur berupa persyaratan ijazah SKCK dan lainnya, supaya tidak terjadi fitnah.

baca juga: Kapolresta Padang Sebut Pelaku Skimming ATM di Padang Dikendalikan dari Malaysia

Tuntutan yang ketiga, KPU dan Bawaslu diminta untuk bertindak tegas terhadap pelanggaran yang terjadi. Karena KPU lah yang berwenang agar penyelenggaraan pilkada 2020 berjalan dengan baik.

"Kemudian yang menjadi tuntutan kita yang terakhir adalah, KPU dan Bawaslu harus pastikan tahapan Pilkada sesuai protokol kesehatan.

baca juga: Polresta Padang Tangkap 5 Warga Sumut Pelaku Skimming ATM di Lubuk Begalung

"Karena rata-rata Bapaslon dalam pendaftaran kemarin, rata melakukan iring-iringan, sehingga tidak lagi sesuai dengan protokol kesehatan," kata Koordinator unjuk rasa, Rahmat Hanafi, Senin (21/9/2020).

Editor: Muhammad Haikal