Padang Jadi Zona Merah Pandemi, Ini Tanggapan Wawako Padang

ilustrasi
ilustrasi (net)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Wakil Wali Kota Padang , Hendri Septa menganggap zona merah yang ditetapkan oleh tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 karena banyaknya Pemko Padang melakukan swab tes.

"Kami mendapatkan zona merah ini karena kami rajin melakukan swab tes dan mentracking yang positif," katanya.

baca juga: Korban Kerusuhan Wamena Menangis di Hadapan Nasrul Abit

Menurutnya, jika pihaknya tidak terus melakukan swab tes, Kota Padang tidak akan menjadi zona merah. Karena yang positif tidak akan terdeteksi. "Kami sudah membantu pemerintah Provinsi dan pemerintah pusat dalam penanganan Covid-19 ini. Jadi kami menemukan siapa saja yang positif," lanjutnya.

Meskipun menjadi zona merah, ia mengatakan bahwa pihaknya tetap akan melakukan tracing dan tracking untuk menemukan siapa saja yang positif.

baca juga: Irwan Prayitno: Perlu Sinergsitas Anggaran Pusat dan Daerah untuk Infrastruktur Darat

"Kami akan tetap melakukan swab tes sampai yang positif ini semuanya ditemukan dan dapat memutus rantai penularan virus ini," ujarnya.

Hingga saat ini sudah sebanyak 2.171 orang terkonfirmasi positif sejak awal masuknya virus Covid-19 di Kota Padang . Dari jumlah tersebut, sebanyak 368 orang sedang melakukan isolasi dan perawatan baik di rumah sendiri ataupun di rumah sakit.

baca juga: Program Pasangan Mulyadi-Ali Mukhni: Bersihkan Sumbar dari LGBT

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Ramadhani