Rekonstruksi Pengeroyokan di Payakumbuh, Pelaku Jebak Korban Menggunakan Akun Facebook Pacar

Rekonstruksi pengeroyokan yang membuat korban meninggal dunia di Payakumbuh.
Rekonstruksi pengeroyokan yang membuat korban meninggal dunia di Payakumbuh. (Ist)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF - Korban WA (23) yang meninggal dunia, setelah dikeroyok lima orang di Simpang Parik Lampasi Kelurahan Napar Kecamatan Payakumbuh Utara, Senin (7/9) dini hari sekitar pukul 03.00 dini hari ternyata dijebak oleh pelaku menggunakan akun Facebook pacarnya.

Hal itu terungkap pada rekonstruksi yang digelar Polres Payakumbuh , Selasa (22/9). Sebanyak 34 adegan diperagakan oleh kelima tersangka pengeroyokan , yaitu AMD (20), IP (18), BRP (17), MI (17), dan RMRS (17).

baca juga: Pungli Masih Marak, Asisten III Setdako Payakumbuh Tegaskan Hal Ini

Rekonstruksi dimulai ketika lima tersangka berkumpul di sebuah rumah dan mulai menyusun rencana pengeroyokan terhadap WA (23) warga Nagari Talang Maur, Kecamatan Mungka Kabupaten Mungka.

Di situ, tersangka AMD (20) yang tidak senang terhadap korban karena mengganggu pacarnya inisial YR, dia kemudian menghubungi korban melalui akun Facebook YR dan meminta korban untuk datang ke Simpang Parik Lampasi, Payakumbuh Utara.

baca juga: Polres Payakumbuh Musnahkan Barang Bukti Ganja Seberat 98,3 Kg

Korban yang percaya saja dengan ajakan YR tersebut langsung memenuhi ajakan untuk bertemu tersebut. Ia berangkat bersama seorang kawannya.

Sayang, ketika tiba di lokasi yang disepakati, bukan YR yang ia temui tapi justru kelima tersangka yang langsung mengejar dan memukul kepala korban dengan sepotong kayu. Sementara rekan korban berhasil kabur.

baca juga: Pemko Payakumbuh tak Batasi Jumlah Penerima BPUM Tahap II

Kelima tersangka baru berhenti melakukan pengeroyokan begitu melihat korban sudah tidak lagi berdaya. Korban sendiri sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak bisa tertolong.

"Ada 34 adegan yang diperagakan. Pada adegan 24 hingga 30, korban dipukul oleh tersangka. Kayu yang digunakan tersangka didapat di semak-semak persembunyian tersangka. Usai dipukul, korban terjatuh dan dipukul lagi hingga terluka," kata Kasatreskrim Polres Payakumbuh , AKP M Rosidi, Selasa (22/9).

baca juga: Transfer Dana Pusat Berkurang, Kota Payakumbuh Harus Lakukan Efisiensi Pada APBD 2021

Dijelaskannya, reka adegan tersebut dilaksanakan untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Payakumbuh. (*)

Editor: Taufik Hidayat