Hari Ini Kasus COVID-19 di Pessel Jadi 181, Meninggal 6 Orang

ilustrasi
ilustrasi (net)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat merilis, sebanyak 12 warga di daerah itu kembali dilaporkan terjangkit COVID-19, Rabu 23 September 2020.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pessel , Rinaldi mencatat dengan 12 orang tambahan itu, total kasus COVID di Pessel menjadi 181. Dengan kasus meninggal dunia hari ini sudah mencapai 6 jiwa.

baca juga: Tim Gabungan Yustisi Pessel Sasar Objek Wisata, 43 Orang Pengunjung dan Masyarakat Disanksi Lakukan Hal Ini

"Dari 181 pasien positif tersebut, sembuh 35 orang, meninggal 6 orang dan dirawat atau isolasi 140 orang," ungkap pria yang juga Kabag Humas dan Protokoler Pessel ini.

Kata Rinaldi, kasus meninggal ini tercatat Selasa 22 September 2020 kemarin. Pasien merupakan kasus ke-91 asal Kecamatan Bayang yang sebelumnya menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

baca juga: Dulu Lokasi Pertama Penyebaran Covid-19, Kini Wuhan Jadi Incaran Turis

"Yang bersangkutan meninggal kemaren di rumahnya. Meski begitu, pemakamannya tetap dengan Protap COVID," terangnya.

Menurutnya, pasien ke-91 ini terkonfirmasi positif COVID pada 15 September 2020. Awalnya yang bersangkutan merupakan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Zen Painan.

baca juga: Sungai Meluap, Akses Antar Kampung di Kambang Utara Pessel Lumpuh Total Terendam Banjir

Namun setelah hasil swabnya positif, lanjut Rinaldi, yang bersangkutan tidak mau di rawat di rumah sakit. Sesuai permintannya, Ia lebih memilih untuk melakukan isolasi mandiri di rumah di Kecamatan Bayang. Sebab, isolasi mandiri juga diperbolehkan.

"Makanya, kami dari Gugus Tugas Covid Pessel membolehkan yang bersangkutan untuk melalukan isolasi mandiri di rumah saja. Karena itu memang boleh," jelasnya.

baca juga: Kabar Duka, Herman Nawas Pendiri UPI YPTK Berpulang

Sementara, untuk penambahan 12 kasus baru hari ini. Di antara itu lainnya pasien kasus 170, perempuan,69 tahun, warga Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan dan kini menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Gunung Pangilun Padang.

Pasien kasus 171, laki-laki, 17 tahun, warga Kecamatan Bayang. Pasien kini diisolasi mandiri di rumah. Pasien kasus 172, perempuan, umur tahun, warga Kecamatan Bayang dan diisolasi mandiri di rumah.Pasien kasus 173, perempuan, 31 tahun, warga Kecamatan IV Jurai.

"Yang bersangkutan pelaku perjalanan dari Padang. Ia diswab 18 September dan dinyatakan positif 23 September. Pasien diisolasi mandiri di rumah," terangnya.

Pasien kasus 174, perempuan, 21 tahun, warga Kecamatan Koto XI Tarusan. Yang bersangkutan kontak erat dengan pasien kasus positif, diswab 18 September dan dinyatakan positif pada 23 September.

Pasien kasus 175, perempuan, 24 tahun, Kecamatan Lengayang, akibat kontak erat dengan pasien kasus positif. Pasien kasus 176, perempuan, 24 tahun, warga Ampalu Kecamatan Sutera. Pasien kasus 177, perempuan, 54 tahun, warga Kecamatan Bayang.

Pasien kasus 178, laki-laki, 3 tahun, warga Kecamatan Bayang. Pasien kasus 179, laki-laki, 61 tahun, Bamus, warga Kecamatan Bayang. Pasien kasus 180, perempuan, 51 tahun, warga Kecamatan IV Jurai. Pasien kasus 181, laki-laki, 58 tahun, Pensiunan, warga Kecamatan IV Jurai.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Ramadhani