Alirman Sori Setuju Pilkada Serentak 2020 Ditunda: Tidak Akan Kiamat Republik Ini

Anggota DPD RI Alirman Sori
Anggota DPD RI Alirman Sori (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Anggota DPD RI Alirman Sori setuju Pilkada Serentak 2020 ditunda demi menyelamatkan masyarakat dari penularan COVID-19.

Menurutnya pelaksanaan Pilkada dimasa pandemi COVID-19 terkesan dipaksakan dan mengabaikan keselamatan masyarakat. Sebab peningkatan kasus positif terus terjadi.

baca juga: Studi: CBD Bisa Bantu Kurangi Kerusakan Paru-paru Akibat Virus Corona

"Kalau ingin masyarakat aman dalam kondisi pandemi COVID-19, tunda Pilkada ini. Toh kalau ditunda tidak akan kiamat republik ini," ujarnya usai sosialisasi empat pilar MPR RI di Padang, Rabu, 23 September 2020.

Alir menilai, jika masa jabatan kepala daerah berakhir bisa digantikan oleh PJ atau pelaksana tugas kepala daerah. Intinya proses pemerintahan tetap berjalan walaupun Pilkada diundur.

baca juga: Laga RB Leipzig Vs Istanbul Basaksehir Boleh Dihadiri Penonton

"Keselamatan masyarakat paling utama dimasa pandemi COVID-19 ini," tegasnya.

Dia menjelaskan, DPR RI khusus di Komite 1 sedang membahas terkait penundaan Pilkada serentak dimasa pandemi COVID-19.

baca juga: Cegah Penularan Covid-19 Pada Nakes, Ruang ICU Tak Usah Pakai AC

"Komite 1 clear menolak. Sepakat Pilkada 9 Desember 2020 tidak dilaksanakan, dan minta diundur hingga 2021. Kami mendorong agar keputusan ini menjadi keputusan politik secara kelembagaan," jelasnya.

Alir juga meminta pemerintah untuk mengambilnya langkah kongkrit penanganan penularan COVID-19. Terutama di zona merah untuk ditangani secara serius dan menyeluruh, sehingga tidak muncul klaster baru.

baca juga: Andre Rosiade Serahkan 15 Ribu Alat Tes Swab

"Kami juga minta masyarakat untuk membangun kesadaran, jika ada gejala segera melapor kepada tenaga kesehatan sehingga bisa diberikan penanganan secepatnya," tukasnya.

Untuk diketahui, ada 270 daerah yang akan mengikuti Pilkada Serentak 2020 ini. Ke-270 daerah itu rinciannya adalah 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Di Sumatera Barat, Pilkada serentak sudah memasuki tahap penetapan calon. Rencananya hari ini akan dilakukan penetapan nomor urut calon gubernur, bupati/walikota yang mengikuti Pilkada. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir