Akibat Curah Hujan, Jalan Penghubung Salido Sari Bulan dan Koto Rawang Terkikis Aliran Sungai

Kondisi jalan kabupaten penghubung Salido Sari Bulan dan Koto Rawang yang Amblas
Kondisi jalan kabupaten penghubung Salido Sari Bulan dan Koto Rawang yang Amblas (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Akibat diguyur hujan, jalan kabupaten penghubung Nagari Nagari Salido Sari Bulan dan Koto Rawang Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumbar terkikis aliran sungai, Rabu 23 September 2020.

Informasi yang diterima KLIKPOSITIF , terkikisnya jalan penghubung dua nagari, sejak Rabu 23 September 2020 sore kemarin, hingga kini masih belum lancar untuk dilalui.

baca juga: Terkait Netralitas, 7 ASN Kabupaten Solok Dipanggil Bawaslu

Terpisah, Wali Nagari Koto Rawang, Derijol menyampaikan, akibat jalan terkikis tersebut membuat akses 600 keluarga di kenagarian itu terganggu.

Bahkan, pasokan logistik dari luar sempat terputus. Namun, saat ini sudah lancar, setelah adanya perbaikan badan jalan yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan BPBD. "Jalan sudah kembali bisa dilalui kenderaan roda empat, dengan bobot kecil," terangnya.

baca juga: Rumah Dilalap Api, Nenek 86 Tahun Meninggal Terbakar di Lubeg Padang

Hal yang sama juga diakui Wali Nagari Salido Sari Bulan, Amrizal. Menurutnya, kondisi paling parah terjadi pada Rabu malam, 23 September. Sebab, akses lalu lintas tidak bisa dilalui.

"Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jalan kabupaten tersebut seperti sedia kala. Jika tidak, dikhawatirkan kondisi tersebut akan kembali terjadi. Jalan darurat yang dibuat tidak akan bertahan lama," terangnya.

baca juga: Dai Kondang Sumbar Keturunan Tionghoa Muslim Nur Meninggal Dunia

Apalagi, katanya, saat ini cuaca masih terpantau cukup ekstrem. Paling, tidak, tambah Amrizal, pemerintah daerah memasang kawat beronjong di sepajang bibir jalan yang amblas, sehingga dapat bertahan dari gerusan derasnya aliran sungai Batang Salido.

"Kami berharap tentu secepatnya, karena di sini ada dua nagari, Koto Rawang dan Salido Sari Bulan. Jumlah keluarganya mencapai ribuan," ujarnya.

baca juga: Gempa Guncang Pagai Selatan Mentawai, Dirasakan Hingga ke Padang

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Hasnul Karim membenarkan kondisi itu. Menurutnya, akses jalan penghubung Salido Sari Bulan dengan daerah lain terkikis pada Rabu, 23 September, akibat curah hujan yang tinggi.

"Ya, jalan kabupaten lebih kurang sepanjang 10 Meter, sehingga tidak bisa dilewati kenderaan malam tadi," ungkapnya.

Pada Rabu, 23 September 2020 curah hujan di Pessel terpantau cukup tinggi, mulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. Kondisi memicu luapan sungai Batang Salido yang turut menggerus tebing jalan Nagari Salido Sari Bulan-Bunga Pasang.

Untuk mengantisipasi kian memburuknya kondisi warga setempat, lanjut Hasnul, pihaknya kini tengah membangun jembatan darurat. Dengan demikian, pasokan logistik dan kebutuhan lainnya untuk warga yang terisolasi dapat terpenuhi.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri