Tolak Dinyatakan TMS, Iriadi : Tanding Jalan Kaki Dari Solok ke Padang Saya Sanggup

Iriadi Dt. Tumanggung dan Agus Syahdeman serta partai pengusung saat memberikan keterangan pers di posko Selayo
Iriadi Dt. Tumanggung dan Agus Syahdeman serta partai pengusung saat memberikan keterangan pers di posko Selayo (Klikpositif)

SOLOK , KLIKPOSITIF - Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Iriadi Dt. Tumanggung - Agus Syahdeman mengaku sangat optimis akan lolos sebagai pasangan calon dalam Pilkada Kabupaten Solok 2020 yang digelar Desember 2020 nanti.

Menurut Iriadi Dt. Tumanggung, dirinya tidak menerima dan mempertanyakan hasil pemeriksaan kesehatan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumbar yang menyatakan dirinya tidak mampu secara kesehatan untuk menjadi calon dan Bupati jika terpilih kelak.

baca juga: Kembali Dari Luar Daerah, Pjs. Wako Solok Langsung Tes Swab

Iriadi dengan tegas membantah dirinya menggunakan alat pompa jantung untuk kegiatan sehari-hari. Menurutnya, jangankan memakai, melihat alatnya saja Iriadi mengaku belum pernah.

"Saya tegaskan, saya tidak menggunakan alat bantu pemacu jantung untuk sehari-hari seperti yang disebut-sebut, saya sehat dan buktinya masih bisa terus beraktivitas," ungkap Iriadi Dt. Tumanggung saat memberikan keterangan pers, Kamis (24/9/2020).

baca juga: Resmikan Masjid Baabul Jannah, Bupati Solok Teringat Masa Kecilnya

Dikatakan Iriadi, dirinya punya bukti kuat soal kesehatan jantungnya dari rumah sakit Harapan Kita sebagai pembanding atas hasil pemeriksaan yang dikeluarkan IDI Sumbar, dan dalam hasil pemeriksaan di RS Harapan Kita dinyatakan tidak ada masalah dengan jantungnya.

Bahkan Iriadi sempat berseloroh, jika ingin menguji kesehatannya, dirinya siap untuk lomba atau bertanding jalan kaki dari Solok ke Padang. Dirinya mensinyalir ada pihak-pihak yang mencoba menghadang dirinya untuk ikut 'bertarung' di Pilkada Solok .

baca juga: Salahi Aturan, Bawaslu Solok Telah Tertibkan 1.916 APK

Untuk menghadapi proses sengketa di Bawaslu, yang sudah dimasukkan sebelumnya, Iriadi dan Agus Syahdeman bersama tim sudah menyiapkan penasehat hukum lokal dan nasional beserta bukti dan fakta-fakta.

"Yang jelas, kami akan tempuh jalur-jalur sesuai konstitusi dan aturan untuk memperjuangkan hak kami yang dirampas, kami minta para pendukung untuk menahan diri dan menghormati proses yang berjalan," tuturnya.

baca juga: Tepati Janji, Andre Realisasikan Bantuan untuk Tiga Masjid di Kabupaten Solok

Sementara itu, Agus Syahdeman menjelaskan, timnya secara penuh menolak ketetapan KPU Kabupaten Solok yang menyatakan pasangan Iriadi - Agus Syahdeman Tidak Memenuhi Syarat karena faktor kesehatan.

"Kami menumpangkan harapan terhadap Bawaslu untuk melakukan proses ini dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Kami mencari kebenaran melalui Bawaslu, PTUN bahkan MA jika perlu," tegasnya.

Jumpa pers yang dilakukan oleh pasangan Iriadi - Agus Syahdeman bertepatan dengan hari dimana KPU Kabupaten Solok menggelar rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak Bawaslu sudah menerima berkas gugatan oleh pasangan Iriadi - Agus Syahdeman. Seluruh berkas sudah lengkap, proses akan dilakukan selama 12 hari kerja.

Penulis: Syafriadi | Editor: Haswandi