Kampanye Pilgub Sumbar 71 Hari, Bawaslu: Harus dengan Protokol Kesehatan COVID-19

Sosialisasi Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar dengan Penerapan Protokol Kesehatan COVID-19
Sosialisasi Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar dengan Penerapan Protokol Kesehatan COVID-19 (Klikpositif/Haikal)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Barat (Sumba) Surya Elfitrimen mengatakan, pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ditengah pandemi, harus dengan antisipasi yang dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Selama pandemi COVID-19, ada batasan-batasannya sesuai dengan perubahan kedua PKPU nomor 6 dan PKPU nomor 13 tahun 2020 tentang pelaksanaan kampanye disaat bencana non alam," katanya dalam acara Sosialisasi Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar dengan Penerapan Protokol Kesehatan COVID-19 di Grand Zuri Hotel Padang, Jumat (25/9/2020).

baca juga: Akhir Tahun Ini, 3 Juta Vaksin Corona dari China Masuk ke Indonesia

Surya menambahkan, menindaklanjuti hal tersebut, Bawaslu membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan, Pengawasan dan Penindakan yang melibatkan seluruh unsur Forkopimda Sumbar.

"Paska ditundanya Pilkada serentak ke 9 Desember, besok sudah masuk masa kampanye yang dilakukan selama 71 hari. Tentu kita juga melaksanakan tugas-tugas pengawasan, termasuk sengketa pemilihan nantinya," kata dia.

baca juga: Siap-siap, Harga Properti Diprediksi Meroket Setelah Vaksin Corona Ditemukan

Selain itu, lanjutnya, Pilkada serentak dengan penerapan protokol kesehatan COVID-19 tidak akan berjalan tanpa melibatkan seluruh masyarakat. Apalagi pada masa pandemi ini tidak boleh kerumunan massa.

"Kami sebagai penyelenggara pemilu berharap, tentunya Pilkada serentak ini berjalan sesuai rencana dengan aman dan sehat," ujarnya.

baca juga: Vaksin Covid-19 Memang Bisnis Besar, Fadli Zon: Hati-hati

Editor: Muhammad Haikal