UNP Mewisuda 1.763 Lulusan Secara Daring

Wisuda daring UNP periodr 120, Jumat, 25 September 2020
Wisuda daring UNP periodr 120, Jumat, 25 September 2020 (KLIKPOSITIF/Fitria Marlina)

PADANG, KLIKPOITIF - Universitas Negeri Padang ( UNP ) mewisuda 1.763 mahasiswa periode ke 120 secara daring di Ballroom Hotel UNP selama dua hari, Jumat-Sabtu (25-26/9/2020). Hadir dalam kesempatan itu senat universitas, perwakilan pimpinan universitas, fakultas, direktur pasca sarjana, kepala lembaga dan kepala biro di lingkungan kampus.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dalam sambutannya mengatakan, UNP sebagai salah satu kampus yang ada di Sumbar telah berkontribusi, tidak hanya di bidang pendidikan, namun juga dalam bidang pemerintahan dan lainnya. "Terima kasih atas kontribusi alumni UNP terhadap pemerintah, baik pusat atau daerah, terutama dalam bidang pendidikan. Semeoga ke depan terus berkiprah untuk Sumatera Barat dan Indonesia," tuturnya.

baca juga: Wisuda III Unand 2020, Rektor: Kami Upayakan Membuka Lapangan Pekerjaan untuk Lulusan

Pada kesempatan itu, pihak kampus juga menghadirkan Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah sebagai orator dalam orasi ilmiah secara virtual dengan tema 'Tantangan dan Transformasi Pendidikan Tinggi di Masa Pandemi'.

Dalam orasi ilmiahnya, Ida Fauziyah mengatakan, kompetensi dan fleksibelitas dalam dunia kerja sangat dibutuhkan oleh dunia saat ini. Hal ini mengingat perkembangan dunia yang semakin cepat dan juga perkembangan revolusi industri 4.0.

baca juga: Rp695,2 Triliun Dialokasikan untuk Penanganan COVID-19, PK Gebrak Imbau UNP Masyarakat Awasi Penggunaan Dananya

"Kompetensi dan fleksibelitas kerja sangat dibutuhkan dan diperlukan dalam dunia kerja hari ini. Selain itu, inovasi dan kreativitas juga diperlukan untuk pengembangan ke depannya," katanya.

Ia mengatakan, adaptif dan inovatif adalah kunci untuk melangkah di dunia kerja pada hari ini, sehingga proses pembelajaran dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah hal yang penting hari ini.

baca juga: Lima Mahasiswa UNP Wakili Sumbar di Tingkat Nasional Pada Ajang KBKM 2020

"Kita akan bergerak cepat dalam menghadapi kompetensi, sehingga kita juga harus memastikan mahasiswa di perguruan tinggi memiliki kompetensi tinggi di masa depannya," jelasnya.

Ida mengaku di masa pandemi banyak sektor tenaga kerja yang terdampak, dan ini adalah tantangan untuk menyelesaikannya.

baca juga: Begini Pola Belajar Online yang Efektif Menurut Pakar

"Saat dunia sudah masuk ke revolusi 4.0 yang digerakkan dengan teknologi dan big data juga menyebabkan perubahan paradigma dalam pola pikir, termasuk dunia bergerak dari old ekonomi ke new ekonomi, sehingga kita juga harus bergerak cepat untuk itu," terangnya.

Sementara itu, Rektor UNP , Ganefri mengucapkan maaf atas pelaksanaan wisuda 2020 yang dilaksanakan secara daring untuk kedua kalinya. "Ini kita laksanakan secara daring karena situasi di Padang akibat COVID-19 tidak memungkinkan melaksanakan wisuda secara langsung, karena kesehatan adalah prioritas utama kita. Kita sangat mengetahui betul bagaimana harapan wisudawan/ti mereka ingin dipindahkan jambul oleh rektor dan dilantik secara langsung oleh lembaga ini," katanya saat konferensi pers usai wisuda .

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua yang melantik secara langsung. Bagi UNP , wisuda kedua tetap ingin memberikan yang terbaik untuk wisudawan. "Kita lihat, mereka larut dalam rasa bahagia dan sedih tadi. Kita bisa tampilkan di zoom tadi semuanya wajah mereka. Karena kapasitas zoom hanya 1.000, makanya wisuda ini kita laksanakan selama dua hari," jelasnya.

Ganefri juga mengatakan bahwa untuk wisuda kedua ini, ijazah dan transkrip nilai sudah bisa dicetak langsung mulai Senin (28/9) melalui pdf. "Untuk hard copy silahkan diambil kapan berkesempatan ke UNP . Sedangkan untuk tanda tangannya, kita sudah menggunakan tandatangan digital. Kita satu-satunya di Sumatera yang menggunakan digital signature. Ini proses panjang dalam melakukan ini. Dan sistem kita bisa melakukan itu," jelasnya.

Pihaknya juga bersyukur di periode ketiga, Menteri Tenaga Kerja bersedia memberi orasi ilmiah, yang dinilai sangat baik dan membantu pembekalan wissudawan/wati. (*)

Editor: Fitria Marlina