Cuti Masa Kampanye, Dua Petahana di Pessel Resmi Tinggalkan Rumah Dinas

Bupati dan Wakil Bupati Pessel periode 2016-2021
Bupati dan Wakil Bupati Pessel periode 2016-2021 (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Dua petahana Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat meninggalkan kediaman dinasnya setelah resmi minta izin cuti untuk maju pada Pilkada 2020 di daerah setempat.

Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokoler Pessel , Rinaldi memastikan, bahwa tanggal 26 September kedua pimpinannya tersebut sudah tidak lagi menempati rumah dinas sebagai kediamannya.

baca juga: Peringati Hari Santri Nasional, Guru dan Santri MTI Ashabul Kahfi Pessel Gelar Zikir dan Salawatan

Sesuai prosedur persyaratan maju di Pilkada 2020, mereka harus mengaju cuti dinas selama masa kampanye Pilkada sejak 26 September, hingga proses kampanye berakhir 5 Desember atau tiga hari sebelum jadwal pemilihan.

"Ya, hari beliau (Bupati Hendrajoni dan Wakil Bupati Rusma Yul Anwar) sudah menempati rumah pribadinya. Karena izin cuti sudah terhitung hari ini," ungkapnya saat dikonfirmasi KLIKPOSITIF , Sabtu 26 September 2020.

baca juga: Paslon Wali Kota Solok Ini Kepincut Ikuti Jejak Kepemimpinan Nasrul Abit

Rinaldi menyebutkan, keduanya telah mengemasi seluruh barang-barang pribadinya ke rumah pribadinya masing-masing. Kedua petahana ini menurutnya, pindah ke rumah pribadi yang berada di Rawang Painan, Nagari Painan Timur, Kecamatan IV Jurai.

"Beliau (keduanya) sama-sama memiliki rumah pribadi di Rawang Painan. Tapi, nama jalannya saya lupa. Tapi, dari malam tadi beliau sudah mengemas barang-barang," ujarnya.

baca juga: Langgar Perda AKB, 53 Warga Pessel di Sanksi Karena Tidak Pakai Masker

Sementara Ketua KPU Pessel , Epaldi Bahar menegaskan, berdasarkan PKPU nomor 04 tahun 2017 tentang kampanye, seluruh fasilitas dan mobilitas negara yang pernah digunakan petahana tidak boleh digunakan.

"Itu diatur dalam pasal 64, PKPU nomor 04 tahun 2017 tentang kampanye, dan kedua petahana sudah mengajukan surat cuti," terangnya.

baca juga: Bawaslu RI Temukan 601 Pemilih Ganda Dalam Proses DPT Pilkada di Pessel

Menurut Epaldi Bahar, fasilitas dan mobilitas negara yang tidak boleh digunakan selama masa cuti kampanye, di antara lainya jabatan, kendaraan dinas, gedung kantor, sarana perkantoran, rumah dinas dan radio-radio daerah yang dikelola memakai uang negara.

Hal itu, di antaranya untuk menghindari kewenangan yang dapat merugikan calon lain. "Dan itu berlaku sampai tiga hari sebelum jadwal pemungutan suara atau selama kampanye sebagaimana yang telah diatur," tutupnya.

Diketahui dua petahana Bupati dan Wakil Bupati Pessel yang kembali ikut di Pilkada 2020 ini, diantaranya Hendrajoni dan Rusma Yul Anwar. Di antaranya Hendrajoni maju didampingi Hamdanus di usung Nasdem, PKS dan Demkorat dengan 15 kursi.

Sedangkan Rusma Yul Anwar yang memilih jalan sendiri, didampingi calon wakil bupati Rudi Hariansyah diusung Gerindra, PAN, PBB, Perindo dan Berkarya dengan suara koalisi di DPRD sebanyak 14 kursi.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Haswandi