KPU Pessel Tunggu SK Pemberhentian Dedi Rahmanto Putra Sebagai Anggota DPRD Pessel Aktif

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PESSEL, KLIKPOSITIF - Hingga kini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat belum menerima surat keputusan (SK) pemberhenti an Dedi Rahmanto Putra sebagai anggota DPRD aktif setelah resmi menjadi kandidat calon Bupati 2020 di daerah itu.

Ketua KPU Pessel, Epaldi Bahar mengakui, hingga kini masih baru mengantongi surat pengajuan pemberhentian, dan belum SK. Sebab, menurutnya itu kewenangan DPRD dan keputusan Gubenur.

baca juga: Awasi 100 Kampanye Tatap Muka Bawaslu Solsel Ingatkan Paslon Patuhi Protokol Kesehatan

"Kalau SK belum, karena memang secara aturan SK-nya paling lamat diserahkan 30 hari sebelum pemungutan suara," terangnya. Artinya SK tersebut harus diserahkan paling lambat 9 November jelang masa pemungutan suara 9 Desember.

Ketua DPD Golkar Pessel, Herman Bakhtiar mengaku, bahwa saat ini SK pemberhentian kader sebagai anggota DPRD Pessel aktif masih dalam proses di DPRD dan menunggu SK dari Gubenur Sumatera Barat.

baca juga: Bawaslu Pasbar Kembali Teruskan Dua Kasus Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN

Sementara untuk proses Pengganti Antar Waktu (PAW) Dedi Rahmanto Putra, sama juga masih menunggu SK pemberhentian tersebut, dan sampai saat ini masih dalam proses.

"(Dan untuk proses PAW), setelah nanti keluar SK pemberhentian, dan semua sudah diproses dan hanya menunggu SK," ujarnya.

baca juga: Beritakan Nasrul Abit Keturunan Partai Komunis, Pimred Akurat.co Minta Maaf

Dedi Rahmanto Putra masuk sebagai calon bupati di Pilkada Pessel, diketahui Dedi Rahmanto Putra yang merupakan DPRD Pessel aktif maju bersama Afrianof Rajab.

Diusung 16 kursi, dari Golkar 4 kursi, PDIP 4 kursi, PPP 3 kursi, PKB 3 kursi dan Hanura 2 kursi denhan total 16 kursi, Paslon ini resmi mendaftar Minggu 6 September 2020 dan resmi ditetapkan sebagai Paslon kandidat Pilkada Pessel 23 September 2020 lalu.

baca juga: Langgar Perda AKB, 53 Warga Pessel di Sanksi Karena Tidak Pakai Masker

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri