Bawaslu Payakumbuh Ajak Masyarakat untuk Ikut Berpartisipasi Dalam Pengawasan Pilkada

Ketua Bawaslu Kota Payakumbuh, Muhammad Khadafi.
Ketua Bawaslu Kota Payakumbuh, Muhammad Khadafi. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Payakumbuh mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Ketua Bawaslu Kota Payakumbuh , Muhammad Khadafi menyebut, masyarakat memegang peran penting untuk suksesnya Pilkada 2020 di daerah tersebut.

baca juga: Kapolres Payakumbuh: Operasi Zebra Singgalang 2020 Untuk Pendisiplinan Masyarakat Berkendara

"Salah satu bentuk peran masyarakat adalah dengan ikut melakukan pengawasan partisipatif selama tahapan Pilkada 2020 ini," kata Khadafi pada kegiatan Sosialisasi Pengawasan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wagub Sumbar Tahun 2020, Sabtu (26/9).

Dalam kegiatan yang diikuti oleh 60 orang tokoh masyarakat dan awak media itu, Khadafi berharap agar peserta bisa menjadi penyambung lidah Bawaslu dalam melakukan pencegahan terhadap potensi pelanggaran Pilkada.

baca juga: Tetap Layani Warga Saat Pandemi, BPJS Kesehatan Payakumbuh Maksimalkan Layanan PANDAWA

Dikatakan Khadafi, dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada hukuman bagi pelanggara juga cukup berat. Dia mencontohkan terkait politik uang, apabila pelanggaran tersebut terbukti maka pemberi dan penerima akan sama-sama diancam dengan hukuman kurungan minimal 36 bulan.

"Karena itu, kami berharap para peserta yang hadir ini bisa menyampaikan sejumlah aturan tersebut kepada orang-orang terdekatnya," kata Khadafi.

baca juga: Investor Korea Akan Bangun Hotel Berbintang di Payakumbuh

Selain tokoh masyarakat, dalam sosialisasi tersebut juga hadir Anggota Bawaslu Kota Payakumbuh Kordiv PHL, Suci Wildanis. Dan yang membuka kegiatan adalah Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Efitrimen yang menyebut bahwa tahapan Pilkada 2020 ini berbeda dengan Pilkada sebelumnya.

"Pada Pilkada 2020 ini, calon tidak diizinkan menggelar ada rapat umum, bazar, arak-arakan, ataupun melakukan peringatan hari lahir Parpol. Itu diatur dalam PKPU Nomor 13 Tahun 2020," pungkasnya. (*)

baca juga: Wali Kota Payakumbuh Lantik Tiga Kepala Dinas

Editor: Taufik Hidayat