KPU Pasbar Imbau Paslon untuk Taati Aturan Selama Kampanye

Ketua KPU Pasaman Barat, Alharis
Ketua KPU Pasaman Barat, Alharis (Irfansyah Pasaribu)

PASBAR, KLIKPOSITIF - Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Pasaman Barat mengimbau pasangan calon kepala daerah agar mematuhi kampanye selama pandemi Corona atau COVID-19.

"Masa kampanye sudah dimulai sejak tanggal 26 September sampai 5 Desmber. Untuk itu kita mengimbau para paslon agar mematuhi aturan protokol kesehatan," kata Ketua KPU Pasaman Barat, Alharis, Minggu 27 September 2020.

baca juga: Prioritaskan Pembangunan di Timpeh, Ninik Mamak dan Tokoh Masyarakat Siap Dukung SR-Labuan

Ia mengatakan, kampanye di masa pandemi Corona agar tidak mengumpulkan massa lebih dari 50 orang sesuai aturan.

"Bukan kita yang membatasi, itu aturan yang harus dilaksanakan selama berkampanye di masa pandemi Corona ini," katanya.

baca juga: Bawaslu Solsel: Dari 126 Kegiatan Kampanye, Satu Dibubarkan

Menurut Alharis ada metode pemilihan serentak tahun 2020 dengan pertemuan terbatas dan pertemuan tatap muka dan dialog, namun diutamakan melalui media sosial dan media Daring.

Lanjutnya menjelaskan bila kampanye tidak dilakukan melalui media sosial dan media Daring, atau di ruangan tertutup hanya bisa menampung 50 masa.

baca juga: DPR Sebut Pertisipasi Masyarakat Pada Pilkada 2020 Pasti Menurun

"Kampanye seperti ini harus mengatur jarak. Jaraknya minimal 1 meter, menggunakan masker, menyediakan sarana dan sanitasi yang memadai," jelas Alharis.

Kemudian diterangkan selain cara berkampanye di masa pandemi Corona, ada juga kampanye yang dilarang seperti kegiatan kebudayaan berupa pentas, panen raya, atau konser musik.

baca juga: Penjelasan KPU Sumbar Terkait Pemilih OTG, PDP, dan Isolasi Mandiri

Selanjutnya dilarang juga rapat umum, kegiatan olahraga berupaya gelar jalan atau sepeda santai, kegiatan sosial berupa bazar atau donor darah, perlombaan, peringatan hari ulang tahun partai politik.

"Larangan ini tidak boleh dilanggar oleh Paslon. Sanksi nya berdasarkan pasal 88 c PKPU 13 tahun 2020," tegasnya.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Fitria Marlina