Laporan Penggunaan Anggaran COVID-19 Tidak Jelas, DPRD Pessel Tunda Bahas APBD-P 2020

Anggota Banggar DPRD Pessel, Ikal Jonedi
Anggota Banggar DPRD Pessel, Ikal Jonedi (Kiki Julnasri/Klikpositif.com)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat menunda pembahasan anggaran pendapatan belanja daerah ( APBD ) perubahan untuk 2020.

Anggota Banggar DPRD Pessel , Ikal Jonedi mengaku, pembahasan ABPD-P tidak bisa dilanjutkan, lantaran sampai saat ini DPRD masih menunggu pelaporan penggunaan anggaran penanganan COVID telah digunakan.

baca juga: Turunkan Berat Badan 5 Persen Saja, Rasakan Manfaatnya

Karena sebagai pertimbangan Banggar untuk menetapkan APBD -P, mesti harus memiliki acuan yang jelas soal APBD yang telah digunakan, baik untuk penanganan COVID maupun soal kegiatan lainnya yang mesti transparan.

"Ditunda, karena tidak transparannya pemkab soal anggaran . Baik itu, soal refocusing maupun penggunaan DID (dana insentif daerah ) dari pusat," ungkapnya pada KLIKPOSITIF .

baca juga: Tak Disangka, Ini 7 Manfaat Arang untuk Kesehatan

Diketahui sesuai data DPRD Pessel , menurut Ikal Jonedi soal refocushing Pemkab telah menganggarkan senilai Rp99 miliar, dengan realisasi Rp32 miliar. Sedangkan, DID dari pusat mencapai Rp14,9 miliar.

Namun, sampai saat ini Pemkab belum bisa menjelaskan secara terperinci. Bahkan, ada sebagian anggaran yang seharusnya digunakan untuk penanaganan COVID, ada diantaranya digunakan untuk kegiatan fisik.

baca juga: Pasien Positif COVID yang Meninggal Bertambah di Pessel, Total Jadi 17 Orang

"Itu kami lihat seperti pelaporan realisasi DID, DPRD hanya menerima dalam bentuk pembagian paket (kegiatan fisik). Padahal tujuannya untuk penanggulangan COVID," jelasnya.

Ia berharap, agar Pemkab bisa merincikan seluruh anggaran yang telah digunakan untuk COVID secara baik. Tidak hanya soal nominalnya, namun juga soal objek yang digunakan.

baca juga: Seorang Anggota DPRD Pasaman Barat Positif Corona

Terpisah, Sekdakab Pessel , Erizon mengaku, bakal segera melakukan pembahasan ulang dengan DPRD terkait penjelasan anggaran refocusing dan Dana Insentif Daerah (DID). Hal itu telah disepakati berdasarkan pertemuan Pemkab dan dewan.

"Itu sudah sapakat tadi. Besok akan kembali dijelaskan ke DPRD ," tutupnya.

Sebelumnya, diketahui 22-24 September 2020 lalu DPRD dan Pemkab telah menggelar kegiatan pembahasan untuk APBD -P 2020. Namun, karena tidak ada kesepakatan hingga kini belum ada kejelasanya.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri