1.817 Pegawai Non ASN di Pemkab Solok Sudah Terdaftar di BP Jamsostek

Bupati Solok, H. Gusmal saat membuka FGD dengan BP Jamsostek Solok beberapa waktu lalu
Bupati Solok, H. Gusmal saat membuka FGD dengan BP Jamsostek Solok beberapa waktu lalu (Ist)

SOLOK , KLIKPOSITIF - Guna memberikan jaminan sosial bagi pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN), pemerintah kabupaten Solok menjalin kerjasama dengan pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek).

Menurut Bupati Solok , sepanjang tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Solok sudah mendaftarkan lebih kurang 1.817 pegawai non ASN di 63 instansi di lingkungan Pemkab. Solok .

baca juga: Bawaslu Solsel: Dari 126 Kegiatan Kampanye, Satu Dibubarkan

"Untuk pemerintah nagari sudah mendaftarkan 33 wali nagari dan perangkatnya, sehingga sisanya sebanyak 41 nagari, kita dilaksanakan pada 2021," ungkap Bupati Solok , H. Gusmal, Selasa (29/9/2020).

Dikatakannya, Pemerintah kabupaten solok menyambut baik upaya-upaya peningkatan jaminan sosial tenaga kerja di kabupaten solok , dan berkomitmen untuk melaksanakannya secara paripurna dikabupaten solok .

baca juga: Panwascam Solsel Harapkan Hal Ini dari Masyarakat dalam Pilkada

Selain pegawai Non-ASN di SKPD, Wali Nagari dan perangkatnya, pemerintah kabupaten Solok juga bakal mendorong dunia usaha untuk mendaftarkan karyawannya melalui BP Jamsostek.

"Pemda akan terus selalu meningkatkan kepesertaan BPJS ketenagakerjaan ini secara bertahap, sehingga semua tenaga kerja non-pns di kabupaten solok terlindungi melalui program BPJS ketenagakerjaan," terangnya.

baca juga: Resmikan Masjid Baabul Jannah, Bupati Solok Teringat Masa Kecilnya

Terpisah, Kepala BP Jamsostek Solok , Muhammad Fanani mengatakan, kabupaten Solok patut menjadi contoh bagi daerah lainnya. Seluruh pegawai non ASN sudah didaftarkan ke BP Jamsostek.

"Sampai saat ini tercatat, sudah seluruh OPD di Kabupaten solok terdaftar menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan (untuk pegawai non-pns nya)," terangnya.

baca juga: Salahi Aturan, Bawaslu Solok Telah Tertibkan 1.916 APK

Menurut dalam kepesertaan non ASN Pemkab Solok di BP Jamsostek, pihaknya sudah membayarkan jaminan kematian 6 kasus dengan nominal kurang lebih 250 juta dan Jaminan Kecelakaan Kerja ( JKK ) 6 kasus dengan nominal kurang lebih 14 juta

Khusus saat masa pendemi masyarakat diberi kemudahan dengan adanya PP No 49 Tahun 2020 tentang penyesuaian iyuran program jaminan sosial ketenagakerjaan selama bencana non alam penyebaran corona virus disease 2019 ( covid-19).

"Diberi kemudahan dan kelonggaran kepada peserta terhitung Agustus 2020 sampai dengan Januari 2021, keringanan iuran diberikan sebesar 99 % sehingga iuran JKK menjadi 1 % dari iyuran nimonal peserta JKK," tutupnya.

Penulis: Syafriadi | Editor: Eko Fajri