Pemkab Terapkan Aturan Pemakaian Masker, Dimulai dari ASN Tanah Datar

Pjs Bupati Tanah Datar Erman Rahman mencek penerapan pemakaian masker di kalangan ASN
Pjs Bupati Tanah Datar Erman Rahman mencek penerapan pemakaian masker di kalangan ASN (ist)

TANAH DATAR , KLIKPOSITIF - Untuk menerapkan Peraturan Bupati Nomor 48 tahun 2020 tentang Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama TNI dan Polri melaksanakan penertiban pemakaian masker dimulai dari ASN di Kantor Bupati.

"Tindak lanjut Perbup Nomor 48 tahun 2020, kita sudah sosialisasikan dan saat ini aksi di lapangan, di mulai di komplek perkantoran untuk jajaran aparatur dan tamu yang berkunjung ke kantor. Tentunya ASN bisa memberikan contoh baik kepada masyarakat. Kita yang buat peraturannya, jangan pula kita yang tidak siap," ucap Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Tanah Datar Erman Rahman di Pagaruyung, Selasa 29 September 2020.

baca juga: 74 Pasien COVID-19 di Pessel Dinyatakan Sembuh, Jubir: Hari Ini Terbanyak

Erman mengajak seluruh ASN dan masyarakat agar disiplin memakai masker dan menerapkan prinsip 3 M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Kita berharap status kasus COVID-19 di Tanah Datar dapat diturunkan dari zona kuning ke zona hijau. Semua aparatur harus sepakat, sehingga kita sama-sama sehat dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tutur Kepala BPBD Provinsi Sumatera Barat ini.

baca juga: WHO: Jangan Menyerah Lawan Pandemi

Terkait pemberian sanksi yang sudah diatur dalam Perbup tersebut, ia berharap tidak sampai kepada masyarakat, oleh karena itu dibutuhkan kesadaran bersama untuk mematuhi protokol kesehatan.

Sementara itu, Kasat Pol PP dan Damkar Tanah Datar Yusnen mengatakan tim terpadu terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI dan Polri melakukan kegiatan penertiban untuk mendisipilinkan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

baca juga: Pasien Positif COVID yang Meninggal Bertambah di Pessel, Total Jadi 17 Orang

"Perbup ditetapkan 31 Agustus 2020, artinya sudah hampir satu bulan dan kita sudah melakukan sosialisasi, edukasi dan patroli ke seluruh kecamatan mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan," tutut Yusnen.

Ia menyebut saat ini pemberian teguran tertulis kepada yang melanggar tidak memakai masker, dengan harapan tidak terulang kembali. (*)

baca juga: Seorang Anggota DPRD Pasaman Barat Positif Corona

Penulis: Irfan Taufik | Editor: Haswandi