Akhirnya, Pemprov Sumbar Gratiskan Biaya Pengukuran Kapal Nelayan

Ilustrasi Nelayan
Ilustrasi Nelayan (KLIKPOSITIF/Kiky)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akhirnya menetapkan tidak ada biaya pengukuran kapal tangkap ikan milik nelayan . Hal ini menjadi polemik beberapa waktu lalu, karena pengukuran kapal ini berujung pada proses izin operasional kapal tangkap nelayan .

Baca Berita Sebelumnya :  Aturan Memberatkan, Nelayan Sumbar Terancam Tidak Bisa Melaut Lagi

baca juga: Kupak Rumah Warga, Seorang Pria Ditembak Polisi

"Setelah melakukan pembicaraan dengan pihak terkait, pengukuran kapal nelayan gratis," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Yosmeri.

Biaya untuk pengukuran kapal tersebut diambil dari Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 15 tahun 2016.

baca juga: Matangkan Praktik Notaris, Pengwil INI Sumbar Kembali Gelar Magang Bersama

Terkait perizinan kapal, ia mengatakan Pemerintah Kota dan Kabupaten berwenang memberikan izin kapal yang memiliki berat di bawah 7 Gross Ton. Sementara kapal dengan berat di atas 7 Gross Ton harus melalui proses pengukuran badan kapal di KSOP (Kesyahbandar dan Otoritas Pelabuhan).

"Pengukuran kapal dilakukan oleh KSOP," sebut Yosmeri kemudian.

baca juga: Andre Rosiade Semakin Yakin Pasangan NA-IC Menang di Pilgub 2020

Sementara kepala Kesyahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas 2 Teluk Bayur, Padang Adang Rodiana menyebut, pihaknya telah menyiapkan tenaga ahli pengkururan untuk mengukur kapal nelayan di Sumbar . Sehingga proses pengukuran kapal yang sedang dalam proses perizinan bisa dilakukan hingga akhir tahun 2016 ini.

"Kementerian Kelautan memberikan tenggat waktu hingga 31 Desember untuk merampungkan proses izin yang menyangkut pengukuran kapal, dengan dibantu ahli, kapal yang sedang proses perizinan bisa selesai sesuai dengan target yang diberikan oleh Kementerian tersebut," paparnya.

baca juga: Drainase di Payakumbuh Dipenuhi Minyak, Ini yang Terjadi

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa