Operasi Yustisi di Padang Tindak 52 Orang yang Kedapatan Langgar Perwako Pola Hidup Baru

PPNS Satpol PP Padang mendata warga yang kedapatan tidak menggunakan masker
PPNS Satpol PP Padang mendata warga yang kedapatan tidak menggunakan masker (Satpol PP Padang)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Tim gabungan operasi Yustisi Kota Padang kembali menindak sebanyak 52 orang pelanggar Peraturan Wali Kota ( Perwako ) Padang Nomor 49 tahun 2020 tentang Pola hidup Baru dimasa Pandemi pada Rabu 30 September 2020.

52 orang tersebut didapati petugas tidak menggunakan masker saat berada di luar rumah. Razia tersebut dilakukan di kawasan Pasar Belimbing Kota Padang .

baca juga: Akhir Tahun Ini, 3 Juta Vaksin Corona dari China Masuk ke Indonesia

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Padang mengatakan, dari data Penyidik, Pegawai Negeri Sipil (PPNS), semua yang didapati tidak menggunakan masker lebih memilih sanksi sosial dibanding membayar denda.

"Mereka yang didapati oleh petugas tidak mengunakan masker didata dan diberikan dua pilihan, membayar denda seperti yang tertuang dalam Perwako atau diberikan sanksi sosial. mereka lebih memilih sanksi sosial membersihkan fasilitas umum ketimbang membayar sanksi," katanya.

baca juga: Harus Tahu, Ilmuwan Temukan Organ Baru di Tubuh Manusia

Selain diberikan sanksi, mereka juga diberikan edukasi pentingnya mengunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan saat diluar rumah, hal tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Padang .

"Setelah diberikan sanksi dan edukasi, mereka juga kita berikan masker" lanjutnya.

baca juga: Siap-siap, Harga Properti Diprediksi Meroket Setelah Vaksin Corona Ditemukan

Ia berharap, kedepannya jangan sampai ada masyarakat yang kedapatan dua kali tidak mengunakan masker dalam operasi yustisi di Kota Padang .

"Kita sangat berharap masyarakat agar patuh dan taat dalam menerapkan protokol kesehatan saat berada di luar rumah. Operasi yustisi ini setiap hari dilaksanakan bersama tim gabungan, untuk lokasi tidak bisa kita pastikan, yang jelas operasi ini akan terus dilakukan hingga pandemi ini dinyatakan berakhir di Kota Padang ," lanjutnya.

baca juga: Vaksin Covid-19 Memang Bisnis Besar, Fadli Zon: Hati-hati

Ia berharap di lain waktu tidak ada lagi masyarakat yang terkena operasi yustisi dua kali, karena dengan tegas tim gabungan akan pastikan bagi mereka yang kedapatan dua kali akan diberi sanksi denda sesuai Perwako 49 tahun 2020.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Eko Fajri